Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Investor Global Menaikkan Target Harga Saham BBRI Karena Fundamental Kuat dan Berbagai Katalis Positif

Yosep Awaludin • Kamis, 18 September 2025 | 09:16 WIB
Hery Gunardi, Direktur Utama BRI
Hery Gunardi, Direktur Utama BRI

RADAR BOGOR—PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, juga dikenal sebagai BRI, kembali mendapatkan momentum positif dan memperoleh kepercayaan investor global terkemuka berkat rekomendasi beli dan kenaikan harga target BBRI.

Pada Jumat 12 September 2025, investor global Goldman Sachs resmi menaikkan rekomendasi saham BBRI dari neutral menjadi beli, dengan harga target Rp4.760 per saham, naik signifikan dari harga sebelumnya Rp4.180.

Dengan kenaikan harga saham yang ditargetkan ini, BBRI menjadi saham perbankan nasional yang menarik bagi investor.

Selain itu, kebijakan Kementerian Keuangan RI yang memberikan dana sebesar Rp200 triliun kepada Himbara dianggap sebagai faktor utama yang mendorong perubahan positif ini.

Diharapkan langkah ini akan meningkatkan likuiditas perbankan nasional, terutama BRI, sehingga ekspansi kredit dapat segera didukung oleh peningkatan likuiditas.

Dari total Rp200 triliun yang diberikan ke Himbara, BRI sendiri menerima dana sebesar Rp55 triliun.

Sementara itu, berkat perbaikan fundamental likuiditas industri perbankan yang cukup, BRI akan menjadi bank yang paling menguntungkan di antara Himbara lainnya, menurut Bloomberg Intelligence.

Selain itu, konsensus Bloomberg menunjukkan keyakinan investor terhadap BBRI: dari 39 analis yang memantau, 31 merekomendasikan beli, dan 7 menyarankan tahan.

Dalam dua belas bulan mendatang, target harga konsensus Bloomberg adalah Rp4.602 per saham.

Jumlah kredit yang berhasil diberikan BRI mencapai Rp1.363,3 triliun hingga akhir Kuartal II 2025, dengan 84,4 persen, atau sekitar Rp1.150 triliun, diberikan ke segmen UMKM.

Angka ini menunjukkan posisi BRI sebagai pemimpin pasar dalam pembiayaan usaha kecil dan menengah (UMKM), dan juga menunjukkan kontribusi nyata BRI terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan di Indonesia.

"Penempatan dana Pemerintah sebesar Rp55 triliun," kata Hery Gunardi, Direktur Utama BRI, menunjukkan kepercayaan negara kepada BRI.

Hery menjelaskan bahwa dana ini tidak hanya meningkatkan likuiditas BRI, tetapi juga memberi BRI lebih banyak ruang untuk mempercepat ekspansi kreditnya, terutama ke segmen UMKM dan program program prioritas pemerintah.

"Kami optimis penempatan ini akan menciptakan efek multiplier yang luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja, penguatan daya beli masyarakat, hingga mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan," kata Hery.

Hery juga menyatakan bahwa BRI akan selalu mengutamakan prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan tata kelola perusahaan yang baik.

"Kami berkomitmen memastikan setiap rupiah dari dana ini disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan nilai tambah nyata bagi nasabah, pelaku UMKM, dan perekonomian Indonesia secara keseluruhan," ujarnya.

BRI optimistis dapat terus melanjutkan perannya sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Sekaligus mempertegas posisinya sebagai bank dengan fokus terbesar pada pemberdayaan UMKM di Indonesia dengan dukungan kebijakan pemerintah, kepercayaan investor global, dan fundamental kinerja yang solid. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bri #investor global #bbri