Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sukses Gelar IFEST 2025, AFSI dan SES-C IPB University Perkuat Literasi Fintech Syariah 

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 18 September 2025 | 13:33 WIB
Para peserta IFEST 2025 antusias mengikuti pelatihan fintech syariah di IPB University.
Para peserta IFEST 2025 antusias mengikuti pelatihan fintech syariah di IPB University.

RADAR BOGOR – Sharia Economics Student Club (SES-C) IPB University bersama Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) tuntas menggelar Islamic Fintech Education & Seminar Training (IFEST) 2025.

Kegiatan bertema “Innovating Islamic Finance for Sustainable Growth” ini berlangsung selama lebih dari tiga bulan, sejak 28 Mei hingga 31 Agustus 2025.

Sebanyak 145 peserta ikut serta, mayoritas mahasiswa Departemen Ilmu Ekonomi Syariah IPB University dan masyarakat umum.

IFEST menjadi ajang pertemuan dunia akademik dan industri fintech syariah. Peserta dibekali pemahaman soal regulasi, inovasi produk, hingga peluang dan tantangan industri keuangan syariah berbasis teknologi.

Rangkaian dimulai dengan webinar pada 16 Agustus 2025 diikuti 120 peserta. Dua narasumber hadir.

Direktur Eksekutif AFSI, Mahaning Riyana, memaparkan perkembangan model bisnis dan peluang karir di industri fintech syariah.

Head of Risk Management PT Qazwa Mitra Hasanah, Aris Setyawan, membahas inovasi keuangan syariah, khususnya praktik peer-to-peer (P2P) lending berbasis syariah.

Berikutnya, 25 mahasiswa terpilih mengikuti pelatihan intensif pada 30 Agustus 2025. Mereka mendapat pembekalan tentang praktik fintech syariah dan strategi manajemen risiko sesuai kebutuhan industri.

Puncak kegiatan ditandai ujian sertifikasi pada 31 Agustus 2025 dengan pendampingan Direktur Program dan Kemitraan AFSI, Handika Surbakti, M.Si. Sertifikasi ini menjadi bukti kompetensi mahasiswa sekaligus nilai tambah saat memasuki dunia kerja.

Ketua Umum SES-C IPB University periode 2024/2025, Nafis Athaya, menegaskan pentingnya pemahaman fintech syariah di kalangan mahasiswa.

Melalui IFEST, mahasiswa diharapkan menguasai ilmu, keterampilan, serta memiliki sertifikasi untuk bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Islam.

“Penting sekali sebagai insan muda memahami fintech, terutama yang berbasis syariah. Perkembangan industri ini sangat cepat, dan kita tidak boleh hanya menjadi penonton,” ujarnya.

IFEST menjadi wadah pembelajaran berkelanjutan yang menggabungkan teori, praktik, dan pengakuan kompetensi.

Program ini juga memperkuat jejaring antara akademisi, mahasiswa, dan profesional sehingga membuka peluang kolaborasi riset, pengembangan produk, dan peningkatan kapasitas SDM. (uma)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Yosep Awaludin
#bogor #mahasiswa #ipb university