Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Peringati Hari Tani Nasional, BRI Perkuat Sektor Pertanian Melalui Pemberdayaan dan Akses Pembiayaan Inklusif

Yosep Awaludin • Kamis, 25 September 2025 | 09:39 WIB
Ilustrasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI di sektro pertanian.
Ilustrasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI di sektro pertanian.

RADAR BOGOR—BRI sebagai mitra strategis pemerintah, terus konsisten mendukung petani melalui berbagai inisiatif yang telah dijalankan bertepatan dengan Hari Tani Nasional yang diperingati setiap 24 September.

BRI mewujudkan dukungan ini melalui pembiayaan, pendampingan bisnis, dan program pemberdayaan berbasis komunitas.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, semangat Hari Tani, yang sejalan dengan Asta Cita swasembada pangan pemerintahan Presiden Prabowo, menjadi momentum penting bagi BRI untuk meningkatkan perannya dalam mendukung sektor pertanian. 

Menurutnya, BRI terus berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan petani yang lebih produktif, inklusif, dan berkelanjutan.

Komitmen ini diwujudkan melalui pembiayaan, pemberdayaan digitalisasi layanan, dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat rantai pasokan pertanian.

Banyak inisiatif menunjukkan komitmen Perseroan untuk membantu petani. Misalnya, dalam hal pembiayaan, Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI mencatat bahwa sektor pertanian menerima manfaat terbesar.

Dengan penyaluran mencapai Rp50,95 triliun pada Agustus 2025, yang setara dengan 44,58% dari total KUR BRI sebesar Rp114,28 triliun. Petani dapat mendapatkan dukungan permodalan yang mudah dan murah melalui KUR.

Selain itu, program Klaster Usaha dalam Klasterku Hidupku, sebuah inisiatif pemberdayaan berbasis komunitas mikro, berfungsi untuk meningkatkan kemampuan usaha petani.

BRI dapat membentuk kelompok usaha berdasarkan kesamaan sektor, kondisi geografis, dan kedekatan sosial antar pelaku usaha di wilayah tersebut melalui program ini.

Jumlah Klaster Usaha Binaan BRI di seluruh Indonesia telah mencapai 41.217. Sebagian besar dari total tersebut berasal dari sektor pertanian, dengan porsi 47,63%, disusul oleh industri (30,02%) dan perdagangan (10,78%).

Selain program pemberdayaan dan pembiayaan, BRI juga memperluas akses petani ke layanan keuangan melalui jaringan AgenBRILink yang tersebar di seluruh wilayah.

Ini membuat membuka rekening, menabung, dan melakukan transaksi keuangan lainnya lebih mudah bagi mereka.

Selain menyediakan layanan dasar, para agen setempat juga secara aktif memberikan pelatihan kepada petani untuk menjadi lebih terbiasa menggunakan layanan digital seperti BRImo dan QRIS.

Selain itu, penggunaan layanan digital ini meningkatkan kecepatan transaksi dan memberikan rekam jejak keuangan yang lebih jelas bagi pengelolaan usaha tani.

BRI menunjukkan kepeduliannya pada petani melalui berbagai program pemberdayaan, seperti akses modal, pemberdayaan, dan digitalisasi.

"Harapannya, petani dapat tumbuh lebih produktif, inklusif, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat peran sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian nasional," kata Akhmad. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bri #hari tani nasional #pertanian