RADAR BOGOR – Bank Danamon kembali menghadirkan Dayatara bagi para penyandang disabilitas. Dayatara atau Danamon Berdaya Mengusung Kesetaraan merupakan program lanjutan yang pernah dilaksanakan pada awal Oktober 2024 lalu.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon”, BEI: BDMN) kini kembali menghadirkan program DAYATARA Internship Program for Persons with Disabilities untuk kedua kalinya.
Dayatara menjadi inisiatif Danamon untuk mewujudkan keberagaman, kesetaraan, serta lingkungan kerja inklusif (diversity, equality, and inclusion atau “DEI”).
Direktur Utama Danamon Ejima mengatakan DAYATARA merupakan inisiatif strategis Danamon dalam menciptakan lingkungan kerja inklusif. Hal ini sejalan dengan visi grup MUFG untuk membangun organisasi yang adil, setara, dan beragam.
"Kami berkomitmen untuk menyediakan kesempatan yang setara bagi semua individu lintas gender, generasi, agama, dan kondisi fisik agar setiap orang memiliki peluang bertumbuh secara adil dan berdaya untuk berkontribusi secara bermakna bagi organisasi," ujar Ejima dalam keterangannya.
Dengan merangkul keberagaman dalam segala bentuknya, termasuk khususnya bagi para penyandang disabilitas, Danamon berupaya membangun masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan menghargai kekuatan unik serta perspektif beragam dari setiap individu.
Sementara itu Chief Human Capital and Operations Officer Danamon Evi Damayanti menyampaikan lebih dari sekadar program magang, DAYATARA merupakan investasi penting dalam membangun budaya kerja yang inklusif dan berkelanjutan.
"Kami menyadari adanya tantangan bagi penyandang disabilitas dalam mendapatkan pekerjaan yang layak di Indonesia, melalui DAYATARA, kami tidak hanya membuka pintu bagi talenta penyandang disabilitas, tetapi juga memperluas partisipasi lintas fungsi kerja," kata Evi.
Pihaknya berharap program tersebut menjadi katalis untuk perubahan positif, baik di dalam organisasi maupun di industri perbankan secara luas.
Salah satu bagian dari inisiatif DAYATARA yakni program magang yang dirancang Danamon khusus bagi talenta muda penyandang disabilitas, yang mana peserta program ini memiliki kesempatan untuk menjalani magang selama enam bulan di Danamon.
Tujuan Program magang DAYATARA yakni memberdayakan peserta melalui pengalaman kerja nyata dalam lingkungan perbankan yang suportif dan ramah disabilitas, sekaligus mempromosikan kesetaraan dan keberagaman di tempat kerja.
Pada gelombang kedua kali ini diselenggarakan pada Agustus 2025 sampai Februari 2026, Danamon pun menempatkan peserta program DAYATARA pada fungsi kerja yang lebih beragam, seperti fungsi kerja kepatuhan, service excellence and customer care, keuangan, operasional, manajemen risiko, dan sumber daya manusia.
Dalam pelaksanaannnya peserta program DAYATARA dapat memiliki kesempatan mengasah kompetensi teknis dan soft skills yang sejalan dengan kebutuhan dan tuntutan pekerjaan di perbankan.
Tak hanya itu para peserta program tersebut juga akan mendapat dukungan mentor dari karyawan Danamon yang berpengalaman dalam mendorong pertumbuhan profesional serta memberikan wawasan, yang diharapkan dapat membuka peluang karir dan proyek kolaborasi pada masa yang akan datang.
Selain itu, Danamon juga bekerja sama dengan Koneksi Indonesia Inklusif atau KONEKIN sebuah platform bisnis sosial yang tujuannya memberdayakan dan mendidik penyandang disabilitas guna turut mendorong ekonomi inklusif dengan menyediakan Pelatihan Kesetaraan Disabilitas/Disability Equality Training (DET), penyelenggara acara inklusif, dan konsultasi DEI.
Melalui kerja sama ini, KONEKIN juga memberi pelatihan tentang kesadaran terhadap disabilitas dan pengenalan mengenai bias yang tidak disadari (unconscious bias). Termasuk pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) kepada para mentor dan supervisor peserta DAYATARA sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif.
Kehadiran DAYATARA menegaskan komitmen Danamon mengimplementasikan inisiatif terkait keberagaman, kesetaraan, dan inklusi untuk menciptakan lingkungan kerja yang mengedepankan keberagaman sumber daya manusia sebagai aset yang berharga bagi organisasi yang diharapkan bisa mendukung retensi dan keterlibatan karyawan, yang akan semakin menumbuhkan loyalitas, motivasi, serta produktivitas karyawan.
Editor : Eka Rahmawati