Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dorong Budaya Menabung Sejak Usia Sekolah, Ratusan Karyawan Permata Bank Jadi Relawan Gerakan Literasi Keuangan

Pipin Apriani • Jumat, 10 Oktober 2025 | 20:24 WIB
Program Permata CERITA dari Permata Bank di SDN Baranangsiang
Program Permata CERITA dari Permata Bank di SDN Baranangsiang

RADAR BOGOR - Untuk mendorong budaya menabung sejak dini, Permata Bank kembali menghadirkan program Permata CERITA (Cinta dan Edukasi daRI kiTA).

Program Permata Bank yang digelar serentak di 23 kota di Indonesia ini, sebagai bagian dari keberlanjutan inisiatif Permata Hati – CSER & Sustainability for Social Impact.

Salah satu sekolah yang dikunjungi di Kota Bogor adalah SDN Baranangsiang pada Jumat 10 Agustus 2025 pagi.

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, yang dipandu para karyawan Permata Bank yang tergabung sebagai relawan Gerakan Literasi Keuangan.

Mereka mengajarkan keterampilan keuangan melalui berbagai cara penyampaian dan permainan. Lebih dari 500 karyawan Permata Bank yang berpartisipasi sebagai Volunteer Employees (EVO) menjadi penggerak utama inisiatif pada tahun 2025.

Melalui program ini, Permata CERITA berkomitmen untuk mendorong budaya menabung sejak dini dan meningkatkan kesadaran siswa mulai dari TK hingga SMA, termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB), tentang masalah lingkungan.

Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan nasional meningkat menjadi 66,46% dan indeks inklusi keuangan meningkat menjadi 80,51%. Namun, kelompok usia 15 hingga 17 tahun di Indonesia memiliki tingkat literasi keuangan terendah.

Menurut Meliza M. Rusli, Direktur Utama Permata Bank, program Permata CERITA adalah bukti antusiasme Volunteer Empl oyee Permata Bank untuk membantu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.

"Selain mendukung program dari OJK dan Bank Indonesia, CERITA kami harapkan dapat memberikan nilai tambah dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan keuangan yang memadai sejak dini serta kesadaran dalam melestarikan lingkungan, dan yang terpenting, mereka dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," ujar Meliza M. Rusli.

Dia juga memberi tahu kami tentang Permata CERITA, inisiatif strategis Permata Bank untuk mendukung pelaksanaan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51 Tahun 2017 tentang Keuangan Berkelanjutan.

Program ini juga merupakan bukti komitmen Permata Bank terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Untuk memberi anak-anak pendidikan keuangan yang lebih baik, sekaligus membantu membangun masyarakat yang lebih ramah dan mampu untuk membangun ekonomi yang berkelanjutan.

Panduan MODul finansiAL (MODAL), yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan dan usia siswa, memberikan pemahaman dasar tentang keuangan dan perbankan secara sederhana dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teori tentang keuangan melalui permainan simulasi ular tangga, tetapi mereka juga belajar dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Sesi khusus Permata CERITA mengangkat cerita tentang gajah yang kehilangan habitatnya sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini.

Para siswa diajak bermain Gajah Tangga, permainan edukatif yang mengajarkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sehari-hari yang sederhana.

"Kami sangat mengapresiasi kerja sama dan minat mitra kami, terutama para siswa dalam mengikuti kegiatan literasi keuangan yang kami hadirkan di sekolah mereka dengan diselenggarakannya Permata CERITA di Bogor," tuturnya.

"Kami berharap kontribusi Permata Bank dalam program CERITA kali ini dapat sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh siswa-siswi dan para guru di sekolah yang kami datangi," kata Chief of Treasury Permata Bank, Suryadi Ong.

Suryadi mengatakan bahwa sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Permata Bank ke-23, Permata CERITA 2025 akan mengkampanyekan literasi keuangan anak-anak.

Dan mendukung program strategis nasional seperti Ayo Menabung dari Bank Indonesia dan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), yang didirikan oleh OJK.

Ribuan siswa di seluruh Indonesia telah terlibat dalam program, yang lebih dari sekadar inisiatif sosial.

Lebih dari 3.500 karyawan sukarela telah mengajar lebih dari 7.000 siswa di 316 sekolah hingga tahun 2024, menciptakan generasi muda yang lebih cerdas dalam mengelola keuangan dan siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan.

Sementara itu, Ade Carwia, Kepala SDN Baranangsiang, menyatakan bahwa dia senang siswa-siswinya memiliki pengalaman belajar baru dengan metode dan suasana yang inovatif.

“Mereka juga diajarkan bagaimana menabung dan membiasakan diri menyimpan uang celengan dengan praktik langsung membuat celengan,” kata Ade.

Ia juga berterima kasih atas kesempatan sekolahnya untuk mengunjungi program Permata CERITA 2025. (pia)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #budaya menabung #permata bank