Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

ISEF 2025 Bukukan Transaksi Rp3,1 Triliun, Cerminkan Kuatnya Ekonomi Syariah Nasional

Eka Rahmawati • Senin, 13 Oktober 2025 | 08:18 WIB

 

 

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti memberikan plakat kepada para pemenang Anugerah ISEF Award 2025.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti memberikan plakat kepada para pemenang Anugerah ISEF Award 2025.

RADAR BOGOR - Gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 resmi ditutup dengan sederet hasil capaian positif dan hal ini menegaskan peran strategis ekonomi syariah dalam perekonomian nasional.

Ajang tahunan yang digagas Bank Indonesia (BI) itu sukses mencatat total transaksi mencapai Rp3,1 triliun dan berhasil menarik lebih dari 444 ribu pengunjung sepanjang rangkaian kegiatan tahun 2025 kali ini.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan penyelenggaraan ISEF 2025 menjadi momentum penting di tengah transisi pemerintahan baru. Menurut Destry, kegiatan tersebut menunjukkan keberlanjutan arah pembangunan ekonomi syariah nasional yang semakin kuat dan inklusif.

”Tahun ini, ISEF hadir sebagai momentum yang sangat baik di tengah transisi pemerintahan baru, momentum ini menegaskan komitmen kita semua untuk memastikan kesinambungan dan penguatan arah pembangunan ekonomi syariah nasional, agar tetap sejalan dengan upaya besar menuju Indonesia Maju,” ujar Destry pada sambutan closing ceremony ISEF 2025, Sabtu, 11 Oktober 2025.

Tercatat ada 89 ribu pengunjung pada ISEF 2025 selama lima hari pelaksanaan dengan tambahan 355 ribu pengunjung dari rangkaian Road to ISEF yang telah digelar sejak Maret lalu sehingga total ada 444 ribu orang ikut berpartisipasi dalam festival ekonomi syariah terbesar di Indonesia tersebut.

Jumlah ini kata Destry merupakan capaian yang membanggakan karena menunjukkan bahwa ISEF semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat Indonesia dan juga tamu internasional.

Tak hanya itu tingginya antusiasme publik, lanjut Destry, menunjukkan nilai-nilai syariah kini telah diterima luas dan memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama maupun budaya.

Pada pelaksanaannya ISEF 2025 menampilkan rangkaian kegiatan yang padat dan beragam, tercatat 22 forum domestik dan internasional, 28 kegiatan pameran dan business linkage, 30 sesi talkshow serta kegiatan komunitas, serta 20 kategori kompetisi.

Kegiatan tersebut juga melibatkan 34 kementerian/lembaga, 30 mitra internasional, serta lebih dari 700 pelaku UMKM dan industri.

Dari sisi transaksi, nilai business matching yang mencakup pembiayaan, perdagangan, dan penjualan mencapai angka Rp2,6 triliun selama lima hari pelaksanaannya dengan rincian Rp2,5 triliun dari komitmen dan realisasi pembiayaan, Rp143 miliar dari perdagangan, serta Rp8,7 miliar dari omset penjualan langsung.

Jika digabungkan dengan hasil Road to ISEF, total transaksi sepanjang tahun ini mencapai Rp3,1 triliun, meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan capaian tahun lalu yakni Rp2 triliun.

”Hal ini merupakan capaian yang sangat membanggakan bagi kami karena mencerminkan antusiasme yang semakin tinggi dari berbagai sektor dan lembaga,” kata Destry.

Selain itu, Destry juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan ISEF ke-12, termasuk mitra pemerintah, lembaga keuangan, pelaku usaha, dan masyarakat yang terus mendukung penguatan ekonomi syariah nasional.

”Mari kita terus menjaga semangat sinergi yang telah terbangun selama ISEF berlangsung, karena keberhasilan hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju ekonomi syariah Indonesia yang tangguh, berdaya saing, dan berkeadilan,” pungkasnya. (agf/wir)

Editor : Eka Rahmawati
#isef #ekonomi syariah