Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

UMKM Binaan BRI Findmeera Menunjukkan Perempuan Bisa Berdaya dari Rumah dengan Mengubah Daster Jadi Fashion Elegan

Yosep Awaludin • Minggu, 19 Oktober 2025 | 14:14 WIB
Findy, Pemilik Findmeera, merek pakaian lokal yang mengangkat daster
Findy, Pemilik Findmeera, merek pakaian lokal yang mengangkat daster

RADAR BOGOR—Menjadi perempuan yang memiliki banyak peran bukanlah hal mudah. Ada begitu banyak tantangan yang harus diatasi setiap hari.

Seperti menjaga keseimbangan antara tanggung jawab dan keinginan pribadi, dan membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga.

Kekuatan perempuan terletak pada kemampuan mereka untuk bertahan, berterima kasih, dan mengubah.

Ini adalah apa yang dibuktikan oleh Findy, orang di balik Findmeera, merek pakaian sehari-hari lokal yang mengangkat daster dari sekadar pakaian rumahan menjadi simbol pemberdayaan perempuan dan keanggunan.

Meskipun menjalani banyak peran dalam hidupnya, Findy memilih untuk tetap. Ia melihat tantangan sebagai peluang, menghasilkan karya yang bermanfaat untuk dirinya sendiri dan perempuan lain, serta memberdayakan orang lain.

Findmeera muncul sebagai hasil dari pandemi 2022. Banyak perempuan menemukan kekuatan baru di tengah keterbatasan, beberapa mulai berkebun, belajar keterampilan, dan membuat karya yang bermanfaat bagi orang lain.

Selama pandemi, banyak wanita bekerja dari rumah. Mereka butuh pakaian yang nyaman, tapi tetap bisa dipakai keluar rumah dengan percaya diri," kata Findy,

Jadi, daster dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti membuat Anda merasa santai saat di rumah dan tetap menarik saat keluar.

Findy menyadari bahwa daster di Indonesia dianggap stigmatis. "Daster sering dianggap sebelah mata, posisinya tidak sama dengan pakaian lain," katanya.

"Findmeera hadir untuk memenuhi kebutuhan wanita aktif yang ingin pakaian yang nyaman tetapi elegan," tambahnya.

Bukan hanya pakaian, Findmeera lahir dengan tujuan sosial. Saat banyak pengrajin kehilangan pekerjaan, Findy melibatkan pengrajin lokal, terutama ibu-ibu, dalam proses produksinya.

Setiap koleksi menggabungkan teknik tradisional seperti shibori, tie-dye, dan stempel batik dengan desain busana rumahan yang santai namun elegan.

"Setiap daster dan kaftan Findmeera tidak hanya indah, tetapi juga aman, adem, dan ramah kulit bahkan untuk bayi. Kami menggunakan serat kayu alami bersertifikasi OEKO-TEX® Standard 100, yang menjadikan Findmeera unik," ujarnya.

"Dengan konsep ini, Findmeera berhasil mengangkat wastra ke panggung gaya hidup modern, menjadikan para ibu dapat tetap aktif dan percaya diri tanpa khawatir tentang kualitas," jelasnya.

Findmeera telah berkontribusi pada pemberdayaan perempuan dan bisnis sejak awal. “Kami bekerja sama dengan pengrajin ibu-ibu di Jawa dan Banten,” katanya.

"Sistem kerjanya fleksibel, mereka bisa memproduksi dari rumah tanpa meninggalkan peran ibu dan istri. Jadi meski dengan keterbatasan waktu, mereka tetap bisa berkarya," katanya.

Lihat Findmeera dari Sudut Bisnis Baru Melalui BRIncubator

“Saya sendiri tidak punya bisnis dasar. Jadi ya banyak trial and error,” kata Findy, yang mendirikan Findmeera pada tahun 2023.

Pada akhirnya, Findy berkenalan dengan Rumah BUMN Jakarta (RB), sebuah organisasi yang didukung oleh BRI untuk membantu usaha kecil dan menengah (UMKM).

Di RB, dia mendapatkan banyak pelatihan dan bertemu dengan mentor yang memperluas pandangan dia tentang dunia usaha.

BRIncubator adalah salah satu program yang paling berkesan karena membantu UMKM menjadi lebih baik dalam hal manajemen, keuangan, dan strategi pemasaran.

"Di awal, pelatih BRI melakukan penelitian tentang bisnis kami. Setelah mereka mengevaluasi kinerja bisnis, mereka menyediakan pelatihan yang tepat untuk kebutuhan kami. Oleh karena itu, itu terasa nyata daripada teori," kata dia.

Hasilnya, Findmeera berhasil menjadi Juara BRIncubator Rumah BUMN kategori fashion di tahun yang sama.

Pencapaian ini meningkatkan popularitas merek daster ini dan membuktikan bahwa tindakan kecil dengan dukungan yang tepat dapat menghasilkan hasil yang besar.

Tidak semua pelaku bisnis memiliki kemampuan untuk terhubung dengan Rumah BUMN Jakarta secara langsung.

Akibatnya, BRI menawarkan solusi digital melalui linkumkm.id, yang merupakan platform pembelajaran dan pendampingan usaha kecil dan menengah (UMKM) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Melalui platform ini, pengusaha dapat mengukur perkembangan bisnis mereka dengan mengikuti jadwal pelatihan online sesuai kebutuhan, bergabung dengan klinik pelatihan bersama mentor, dan melakukan scoring usaha.

"Banyak ilmu yang tersedia di sana. Jadi, meskipun bukan di Jakarta, kita tetap bisa mendapatkan manfaat dari program BRI," ujar Findy.

Menurut Akhmad Purwakajaya, Direktur Micro BRI, BRIncubator adalah program pelatihan dan pendampingan yang ditujukan untuk UMKM yang mendirikan Rumah BUMN yang telah melalui proses kurasi.

Fokus program adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan usahawan agar mereka siap untuk memasuki pasar ekspor.

Program BRIncubator adalah bukti komitmen BRI untuk membantu UMKM berkembang dan naik kelas.

Ini dilakukan melalui pendekatan pelatihan yang terarah dan sistematis serta pendampingan yang berkelanjutan.

Menurutnya, UMKM didorong untuk meningkatkan daya saing dan menghasilkan nilai tambah di pasar melalui peningkatan literasi, digitalisasi, dan kemudahan akses. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bri #Findmeera #perempuan