Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bantu Masyarakat Dapatkan Layanan Keuangan, Guru Ini Buka Kios AgenBRILink di Pedalaman Papua

Yosep Awaludin • Selasa, 28 Oktober 2025 | 12:04 WIB
 Hamjah, AgenBRILink di pedalaman Papua.
 Hamjah, AgenBRILink di pedalaman Papua.

RADAR BOGOR - Hamjah, seorang tenaga pendidik di Kampung Yenburwo, Distrik Numfor Timur, Papua, turut berkontribusi dalam mempromosikan layanan keuangan melalui kemitraannya sebagai AgenBRILink.

Dari kios kecil yang ia kelola, Hamjah menjadi AgenBRILink, membantu orang-orang mendapatkan layanan perbankan tanpa harus pergi jauh ke kota.

Hamjah, yang juga menjabat sebagai Kepala SMKN 3 Kemaritiman Biak Numfor, melihat peluang untuk meningkatkan manfaat sosial di daerahnya dan bergabung menjadi AgenBRILink sejak 2022.

Ia berharap orang-orang di sekitarnya lebih mengenal dan menggunakan layanan keuangan formal, terutama di daerah yang jauh dari pusat kota.

"Warga sering mengucapkan terima kasih kepada saya. Ada yang bilang, kalau tidak ada kios ini, kami harus ke Biak yang jaraknya jauh dan biayanya besar. Hal-hal seperti itu yang membuat saya terus menjalankan usaha ini," tutur Hamjah.

Meskipun dia sekarang dapat menangani kebutuhan finansial masyarakat dengan baik, Hamjah masih ingat masa awal ketika dia baru menjadi AgenBRILink.

Saat itu, hari-hari pertamanya penuh dengan informasi baru dan kesulitan. Ia sering menghadapi jaringan 2G yang sering terputus, yang membuatnya panik saat melayani pelanggan.

Hamjah mulai menemukan ritme kerja yang lebih efisien dengan waktu dan dukungan dari pembaruan sistem BRI.

Hamjah menyatakan bahwa semuanya sekarang jauh lebih mudah dijalankan dengan mesin transaksi seperti EDC yang baru dan jaringan yang lebih stabil.

Pengalaman awal itu membantu Hamjah membangun cara kerja yang lebih rapi dan terpercaya.

Setelah belajar, ia mulai memahami pola transaksi warga, kapan orang banyak bertransaksi, apa yang mereka butuhkan, dan bagaimana memberikan layanan yang aman.

Seiring waktu, lebih banyak warga percaya dan mengandalkan kiosnya untuk berbagai transaksi keuangan.

Hamjah juga merasa bahwa tugasnya sebagai pendidik tidak hanya mengelola tugas sehari-hari.

Agar manfaat layanan keuangan dirasakan oleh lebih banyak orang, ia juga harus memberi tahu orang tentang pentingnya menabung dan bertransaksi dengan aman.

Selain itu, Hamjah menyatakan keterlibatannya dalam komunitas AgenBRILink di tingkat kabupaten.

Forum yang berbasis internet tersebut, menurutnya, memungkinkan para agen untuk bertukar informasi dan saling mendukung saat menghadapi tantangan di lapangan.

"Karena lokasi kami jauh dari kantor cabang, kami tergabung dalam grup BRILink Kabupaten Biak Numfor secara virtual," ujarnya.

Manfaatnya sangat besar, baik untuk pengembangan bisnis maupun sebagai sarana untuk bertukar pengalaman. "Sehingga kami dapat terus mengedukasi masyarakat tentang transaksi yang aman," tuturnya.

Menurut Akhmad Purwakajaya, Direktur Bisnis Mikro BRI, peran agen Hamjah menunjukkan semangat inklusi keuangan BRI di seluruh negeri.

Jaringan AgenBRILink telah mencapai lebih dari 1 juta agen hingga saat ini dan tersebar di seluruh provinsi Indonesia, termasuk wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Dengan mitra seperti Hamjah, BRI terus meningkatkan literasi keuangan, menyediakan layanan yang mudah diakses, dan meningkatkan partisipasi ekonomi masyarakat di level akar rumput.

"AgenBRILink merupakan ujung tombak inklusi keuangan BRI. Melalui peran mereka, layanan perbankan dapat menjangkau masyarakat yang sebelumnya sulit terakses, sekaligus memperkuat literasi keuangan di tingkat komunitas," katanya. (***)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Yosep Awaludin
#AgenBRILink #papua #layanan keuangan