Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Harga Emas Dunia Meledak, Inflasi Jawa Barat Ikut Terdongkrak! Kota Sukabumi Tertinggi, Subang Paling Tahan Guncangan

Khairunnisa RB • Selasa, 4 November 2025 | 14:35 WIB
Ilustrasi emas yang harganya melonjak
Ilustrasi emas yang harganya melonjak

RADAR BOGOR – Kenaikan harga emas dunia yang terus menembus rekor tertinggi berdampak besar terhadap kondisi ekonomi di tanah air, termasuk di Jawa Barat.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat mencatat, sepanjang Oktober 2025 inflasi di wilayah ini mengalami peningkatan signifikan, terutama akibat lonjakan harga emas perhiasan yang kini menjadi salah satu pendorong utama inflasi.

Plt. Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Darwis Sitorus, menjelaskan bahwa inflasi Jawa Barat pada Oktober 2025 secara month-to-month (m-to-m) mencapai 0,45 persen, secara year-to-date (y-t-d) sebesar 2,03 persen, dan secara year-on-year (y-o-y) naik menjadi 2,63 persen.

Selain harga emas perhiasan yang terus naik, komoditas lain yang turut memengaruhi inflasi berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Emas Perhiasan Picu Inflasi, Cabai Merah dan Daging Ayam Ikut Sumbang Kenaikan

Berdasarkan kelompok pengeluaran, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi tertinggi secara bulanan sebesar 3,83 persen dengan andil inflasi 0,22 persen.

Disusul kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,7 persen dengan andil 0,21 persen.

Secara komoditas, emas perhiasan menjadi penyumbang inflasi terbesar yakni 0,22 persen, diikuti telur ayam ras (0,08 persen), cabai merah (0,06 persen), daging ayam ras (0,05 persen), dan jeruk (0,02 persen).

Namun, tidak semua komoditas mengalami kenaikan harga. Beberapa bahan pangan justru memberikan andil deflasi, di antaranya cabai rawit (–0,02 persen), serta jengkol, ketimun, dan tomat masing-masing sebesar –0,01 persen.

Emas perhiasan terus melonjak dan memberi andil inflasi sejak Januari 2024. Bahkan, Oktober 2025 mencatat rekor tertinggi, dengan inflasi emas perhiasan mencapai 11,8 persen.

Bekasi Pimpin Inflasi Bulanan, Sukabumi Catat Rekor Tahunan

Baca Juga: Fenomena Warga Berbondong-bondong Beli Emas, Pengamat Sebut Perilaku Rasional di Tengah Ekonomi Tidak Menentu

BPS juga mencatat bahwa inflasi bulanan terjadi di seluruh kabupaten/kota pantauan di Jawa Barat.

Dari 27 kabupaten/kota, Kota Bekasi menjadi wilayah dengan inflasi tertinggi bulan Oktober, yakni 0,57 persen, disusul Kota Depok (0,47 persen) dan Kota Bandung (0,46 persen). Ketiga daerah tersebut mencatat angka di atas rata-rata inflasi provinsi.

Sementara itu, secara tahun kalender (year-to-date), inflasi tertinggi tercatat di Kota Sukabumi sebesar 2,66 persen, sedangkan yang terendah adalah Kabupaten Subang sebesar 1,36 persen.

Jika dilihat secara tahunan (year-on-year), tren ini tetap berulang. Kota Sukabumi kembali mencatat inflasi tertinggi sebesar 3,87 persen, sementara Kabupaten Subang konsisten menjadi yang paling rendah di angka 2,18 persen.

Kenaikan Emas Global Dorong Inflasi Daerah

Kenaikan harga emas global yang terus memecahkan rekor sepanjang 2025 menjadi perhatian.

Lonjakan ini terjadi karena meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, pelemahan dolar AS, dan meningkatnya permintaan investasi dalam bentuk logam mulia.

Efeknya terasa langsung di pasar domestik, di mana harga emas perhiasan di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat, terus naik tajam sejak awal tahun.

Kondisi ini menyebabkan daya beli masyarakat pada sektor lain menurun, sementara harga barang kebutuhan pokok ikut terdorong naik.

Fenomena ini menunjukkan bahwa stabilitas harga komoditas global sangat memengaruhi ekonomi daerah. Ketika harga emas melonjak, efeknya terasa hingga harga makanan dan kebutuhan harian.

Dengan inflasi yang cenderung meningkat di akhir tahun, pemerintah daerah kini menghadapi tantangan besar untuk menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat.

Program operasi pasar, pengawasan distribusi bahan pangan, dan sinergi antarinstansi diharapkan dapat menjadi solusi untuk menekan laju inflasi yang disebabkan oleh fluktuasi harga komoditas global seperti emas.***

Editor : Eli Kustiyawati
#jawa barat #harga emas dunia #bps #ekonomi #inflasi