RADAR BOGOR—Telkomsel terus berusaha semaksimal mungkin untuk menunjukkan komitmennya untuk membantu orang-orang yang terkena bencana alam, termasuk banjir dan longsor yang melanda wilayah Cisolok, Sukabumi.
Telkomsel melalui program TERRA bergerak dengan memberikan bantuan kepada penduduk Cisolok, Sukabumi sebagai bukti kepeduliannya terhadap mereka yang terkena dampak bencana alam.
Warga Cisolok, Sukabumi, Kamis 30 Oktober 2025 menerima bantuan dari Telkomsel berupa paket bahan pokok pangan, makanan siap saji, tenda pengungsian, perlengkapan sekolah, dan bantuan komunikasi kartu perdana SIMPATI secara langsung.
Mewakili manajemen Telkomsel, Abdi Januar Putra, General Manager Mobile Consumer Business Region Eastern Jabotabek, menyatakan bahwa pihaknya turut prihatin atas banjir dan longsor yang terjadi di Kecamatan Cisolok, Sukabumi.
"Kami tergerak untuk mengambil peran dalam mendukung pemulihan warga terdampak dengan memberikan bantuan paket bahan pokok pangan, makanan siap saji, tenda pengungsian, dan perlengkapan sekolah," katanya.
"Kami juga memberikan akses komunikasi bagi masyarakat yang terdampak berupa kartu perdana Internet SIMPATI yang dibagikan secara gratis, sehingga mereka dapat terhubung dengan keluarga terdekat mereka," tambahnya.
Salah satu elemen penting dalam pemulihan pasca bencana adalah komunikasi, baik bagi warga terdampak maupun relawan.
Oleh karena itu, mereka memastikan jaringan Telkomsel yang optimal di Kabupaten Cisolok, Sukabumi.
Kepedulian ini berasal dari keinginan Indonesia untuk memberikan dampak positif, yang sesuai dengan praktik bisnis perusahaan yang mengedepankan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Governance (ESG).
TERRA, salah satu program pilar sosial Telkomsel, berfungsi sebagai sistem penanganan bencana untuk memberikan bantuan kemanusiaan dalam situasi bencana.
Untuk memastikan bahwa dukungan dan bantuan terus mengalir kepada masyarakat yang membutuhkan, Telkomsel terus mengawasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak.
"Kami berharap bantuan Telkomsel dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak serta mempercepat proses pemulihan dan penanganan pasca bencana," tutur Abdi. (***)
Editor : Yosep Awaludin