Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dorong Pertumbuhan UMKM Nasional, BNI Perkuat Pembiayaan Produktif dan Inklusif

Eka Rahmawati • Kamis, 6 November 2025 | 11:22 WIB
BNI terus mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
BNI terus mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

RADAR BOGOR - BNI terus berupaya memperkuat komitmennya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan produktif bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Langkah yang dilakukan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI tersebut menjadi bagian dari strategi dalam menghadirkan pertumbuhan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan yang sejalan dengan peran BNI sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor riil.

Sampai dengan September 2025, BNI mencatat pertumbuhan kredit segmen menengah sebesar 14,3 persen (YoY) dan kredit UMKM non-KUR meningkat 13,9 persen (YoY) menjadi Rp46,3 triliun. Capaian ini mencerminkan konsistensi BNI dalam memperluas akses pembiayaan produktif di berbagai sektor prioritas.

Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal menyamapaikan bahwa BNI terus memosisikan diri sebagai bank milik negara dan berperan aktif memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui dukungan terhadap pelaku UMKM.

Iqbal menegaskan BNI terus memperkuat peran sebagai bank milik negara yang aktif mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyaluran kredit produktif kepada UMKM.

"Baik melalui program internal maupun dukungan terhadap program pemerintah," ujar Iqbal dalam keterangannya.

Potensi pertumbuhan kredit UMKM menurut Iqbal masih sangat besar, untuk itu, BNI mengarahkan pembiayaan ke sektor-sektor prioritas seperti industri padat karya, pembiayaan perumahan, serta program pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah tersebut dilakukan sebagai wujud dukungan BNI terhadap pemerataan ekonomi hingga ke tingkat desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tak hanya itu BNI juga mendorong pelaku UMKM agar naik kelas ke level global melalui program BNI Xpora dan Diaspora Loan, yang memfasilitasi pelaku usaha berorientasi ekspor dalam memperluas pasar dan memperkuat daya saing di luar negeri.

Demi memastikan pembiayaan yang tepat sasaran, BNI telah menerapkan robust credit scoring tools sejak 2024 untuk menilai kelayakan kredit secara akurat dan berkelanjutan.

Tak hanya itu BNI juga mengimplementasikan Tactical Account Planning (TAP) untuk mengoptimalkan profitabilitas nasabah, baik dari sisi pembiayaan (lending) maupun non-pembiayaan (non-lending).

Sinergi yang dilakukan oleh Commercial Banking, Corporate Banking, dan Institutional Banking juga terus diperkuat untuk menangkap peluang pembiayaan dari rantai pasok atau value chain ekosistem bisnis nasabah korporasi.

Sementara itu di sisi lain, BNI mendorong transformasi capability-enhanced outlets menjadi pusat layanan terpadu yang mampu memberikan solusi keuangan komprehensif bagi pelaku usaha di berbagai wilayah.

Iqbal menyebut pihaknya terus berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang tangguh, dengan kebijakan pembiayaan yang adaptif serta dukungan terhadap regulasi pemerintah.

Melalui strategi yang menyeluruh tersebut, BNI juga menegaskan perannya sebagai bank nasional yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi rakyat.

"Melalui pembiayaan produktif dan inklusif, BNI berkomitmen menciptakan UMKM yang lebih kuat, berdaya saing global, dan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia," imbuhnya.

Editor : Eka Rahmawati
#umkm #bni