Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Industri Fashion Muslim Indonesia Tembus Pasar Global, Ekspor Capai USD 6,5 Miliar

Siti Dewi Yanti • Senin, 10 November 2025 | 03:45 WIB
Menteri Perdagangan, Budi Santoso saat mengikuti Jakarta Muslim Fashion Week atau JMFW 2026.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso saat mengikuti Jakarta Muslim Fashion Week atau JMFW 2026.

RADAR BOGOR - Industri fashion, termasuk segmen fashion Muslim atau halal, terus menunjukkan potensi besar di kancah internasional.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong pelaku usaha agar lebih aktif menjalin kemitraan global guna memperkuat daya saing produk busana nasional.

Data Kemendag mencatat, ekspor produk fashion Indonesia selama Januari-September 2025 meningkat 4,56 persen, mencapai USD 6,5 miliar atau sekitar Rp 108,5 triliun.

Pertumbuhan ini menegaskan posisi produk fashion, termasuk fashion Muslim Indonesia, semakin diakui di pasar internasional.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso menilai, para eksportir perlu aktif memanfaatkan peluang untuk memamerkan produk unggulan, memperluas jaringan, dan menjajaki transaksi yang dapat memperkuat kinerja ekspor Indonesia.

Budi juga menekankan bahwa produk lokal berstandar ekspor bisa menjadi alternatif yang kompetitif dibandingkan produk impor, sekaligus mendorong masyarakat memakai produk dalam negeri yang berkualitas.

Momentum penting tersebut diperkuat lewat penyelenggaraan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2025 pada 6–9 November.

Dalam acara ini, Kemendag memfasilitasi penandatanganan nota kesepahaman dan kontrak dagang antara pelaku usaha nasional dan pembeli dari berbagai negara, dengan nilai transaksi mencapai USD 12,28 juta.

Peserta internasional datang dari Malaysia, Prancis, Italia, Singapura, Uni Emirat Arab, Jepang, Sudan, Taiwan, Iran, hingga Bahrain, menunjukkan minat pasar global terhadap produk fesyen Indonesia.

Enam pelaku usaha nasional yang ikut serta antara lain Melova Sportswear, Intresse, AM by Anggiasari, Pan Brothers, VAIA, dan ParagonCorp.

Mereka berkesempatan mempresentasikan produk mereka kepada calon mitra bisnis dari Pakistan, Iran, Prancis, Nigeria, serta Japan External Trade Organization (JETRO).

Direktur Utama VAIA, Edgar Maulana, menyatakan bahwa dukungan pemerintah dalam mempertemukan pelaku usaha dengan buyer luar negeri sangat membantu pengembangan bisnis UMKM.

Ia menilai momen ini menjadi kesempatan strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM Indonesia dan berharap inisiatif serupa bisa terus berlanjut di masa depan. (agf/dio)

Editor : Siti Dewi Yanti
#Menteri Perdagangan Budi Santoso #fashion #muslim