Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Redenominasi Rupiah dari Rp1000 Jadi Rp1, Keuntungan yang Didapat Indonesia Jika Berhasil Apa Saja? Simak Penjelasannya

Robecca Sesaria • Selasa, 11 November 2025 | 17:21 WIB

Ilustrasi: Uang rupiah. Rencananya akan dilakukan redenominasi dari Rp1000 menjadi Rp1.
Ilustrasi: Uang rupiah. Rencananya akan dilakukan redenominasi dari Rp1000 menjadi Rp1.

RADAR BOGOR - Wacana menyederhanakan mata uang Rupiah atau yang dikenal sebagai redenominasi tengah menyedot perhatian.

Pemerintah berencana mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) mengenai redenominasi ini pada tahun 2026, berikut ulasannya dirangkum dari berbagai sumber.

Apa Itu Redenominasi?

Redenominasi sering disalahartikan sebagai "pemotongan" nilai uang, padahal konsepnya sangat berbeda.

Redenominasi adalah kebijakan untuk memotong jumlah angka nol pada nominal mata uang tanpa mengubah nilai daya beli atau kuantitas uang yang beredar di masyarakat.

Baca Juga: Ramai Wacana Rp1.000 Jadi Rp1, Apa Syarat Redenominasi Agar Indonesia Tak Alami Hiperinflasi?

Contoh sederhana, jika Anda punya uang Rp100.000, setelah redenominasi uang Anda akan menjadi Rp100. Nilai uang Anda sama, hanya tampilannya menjadi jauh lebih ringkas.

Meskipun bertujuan baik, rencana redenominasi ini mendapat beragam tanggapan dari para ekonom.

Kekhawatiran utama adalah potensi risiko hiperinflasi, yaitu kenaikan harga yang tak terkendali, jika proses penyederhanaan ini tidak dikelola dengan sangat hati-hati dan transparan.

Keuntungan Redenominasi Jika Berhasil

Dilansir dari kanal YouTube Inti channel, jika proses redenominasi berjalan sukses dan mendapat kepercayaan publik, ada beberapa dampak positif signifikan yang bisa dirasakan:

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Beberkan Penanganan Banjir di Jabar hingga Benahi Sungai, Dedi Mulyadi: Tolong Dong Jangan Buang Sampah ke Sungai

  1. Mengeluarkan "Uang Tidur" (Underground Economy)

Masyarakat terpaksa menukarkan uang lama mereka dengan uang baru. Hal ini dapat membantu mengeluarkan uang tunai yang disimpan di luar sistem perbankan (ekonomi underground) kembali ke sistem resmi.

  1. Meningkatkan Kepercayaan Investor Asing

Bagi investor asing, melihat terlalu banyak angka nol pada mata uang suatu negara seringkali menimbulkan keraguan psikologis, meskipun secara matematis nilai uangnya benar.

Nominal yang lebih ringkas diharapkan dapat membuat Rupiah terlihat lebih "sehat".

  1. Rupiah Naik Kelas

Penyederhanaan ini juga akan merampingkan nilai tukar. Sebagai contoh, jika kurs saat ini Rp16.500 per Dolar AS, setelah memotong tiga angka nol, kursnya bisa menjadi Rp16,5 per Dolar AS, membuat Rupiah terlihat lebih kuat secara nominal.

Baca Juga: Bikin KPM Full Senyum di Akhir Tahun 2025, Selain Bansos PKH dan BPNT Ini Rincian 3 Bansos Tambahan 

Pada akhirnya, redenominasi merupakan langkah besar yang menjanjikan citra Rupiah yang lebih kuat, efisiensi transaksi, dan potensi untuk merangkul kembali dana dari underground economy.

Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada manajemen yang sangat hati-hati dan transparan dari pemerintah.

Kepercayaan publik dan stabilitas harga akan menjadi kunci apakah mimpi Rupiah naik kelas ini benar-benar terwujud.***

Editor : Eka Rahmawati
#rupiah #redenominasi