Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

24 Perusahaan di Indonesia Terpapar Cesium-137, Pemerintah Fokus Dekontaminasi dan Amankan Produk Cengkeh

Siti Dewi Yanti • Minggu, 16 November 2025 | 03:25 WIB
Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono saat menjawab pertanyaan wartawan.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono saat menjawab pertanyaan wartawan.

RADAR BOGOR - Sebanyak 24 perusahaan di Indonesia terdeteksi terkontaminasi radiasi Cesium-137, dengan 22 di antaranya sudah menjalani proses dekontaminasi.

Pemerintah saat ini menitikberatkan penanganan di kawasan industri Cikande, Banten, serta produk cengkeh dari Surabaya yang diekspor ke AS dan dikembalikan setelah ditemukan radiasi.

Cengkeh Terkontaminasi Segera Dimusnahkan

Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, menyatakan bahwa cengkeh yang terpapar radiasi akan segera dimusnahkan.

Sementara untuk produk lain yang terkena Cesium-137, pemerintah saat ini belum memberikan keterangan lebih lanjut dan tetap memprioritaskan penanganan cengkeh.

Sebaran Radiasi di Berbagai Industri

Data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menunjukkan paparan Cesium-137 tersebar di 24 perusahaan dari berbagai sektor, termasuk industri peleburan logam, pengelolaan limbah B3, pabrik sepatu, dan produsen makanan olahan berbahan unggas.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Ilmate) Kemenperin, Setia Diarta, menjelaskan bahwa mayoritas paparan terdapat pada 15 industri peleburan logam dengan tingkat dosis 0,18–700 mikrosievert per jam, melebihi ambang batas 0,5 mikrosievert per jam.

Tiga industri pengelolaan limbah B3 mencatat dosis antara 0,24–0,4 mikrosievert per jam, sementara tiga industri makanan memiliki paparan 1,6–152 mikrosievert per jam.

Selain itu, enam lokasi timbunan scrap tercatat mengandung Cesium-137 dengan dosis ekstrem mencapai 11 hingga 10 ribu mikrosievert per jam.

Proses Dekontaminasi dan Pemeriksaan Kesehatan

Setia menambahkan bahwa proses dekontaminasi di 22 titik industri telah ditangani bersama oleh Bapeten, BRIN, dan Polri, dan diharapkan selesai pada akhir Oktober.

Selama proses pemetaan dan pembersihan, perusahaan tetap dapat beroperasi tanpa dikarantina.

Pemerintah juga melakukan pemeriksaan kesehatan bagi 1.561 pekerja di kawasan industri terdampak dan warga sekitar.

Mereka yang terpapar radiasi akan mendapatkan pengobatan sesuai prosedur kesehatan radiasi. (wan/agf/ai)

Editor : Siti Dewi Yanti
#Cesium #perusahaan #diaz hendropriyono #Banten #cengkeh