Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gangguan Global Internet, Cloudflare Bongkar Biang Kerok Layanan Digital Ambruk

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 19 November 2025 | 07:58 WIB
Canva terdampak saat Cloudflare mengalami gangguan.
Canva terdampak saat Cloudflare mengalami gangguan.

RADAR BOGOR - Jaringan internet di berbagai negara, termasuk Indonesia, sempat lumpuh pada Selasa malam, 18 November 2025, setelah Cloudflare mengalami gangguan besar yang berdampak pada sejumlah platform populer.

Sejumlah layanan seperti Canva, ChatGPT, Claude, X (Twitter), Perplexity, Spotify, hingga Discord mengalami error serentak selama beberapa jam.

Chief Technology Officer (CTO) Cloudflare, Dane Knecht, menyampaikan permohonan maaf terbuka melalui platform X.

Ia mengungkapkan bahwa Cloudflare gagal menjaga kestabilan jaringan sehingga mengganggu trafik internet global yang bergantung pada layanan mereka.

Knecht juga menegaskan bahwa insiden tersebut berasal dari kegagalan internal, bukan serangan siber seperti yang sempat diduga sebagian pengguna.

Menurut penjelasannya, sumber masalah berasal dari bug laten pada salah satu layanan inti Cloudflare yang mengelola fitur mitigasi bot.

Bug tersebut selama ini tidak menunjukkan tanda-tanda bermasalah, tetapi tiba-tiba aktif dan memicu crash setelah perusahaan melakukan perubahan konfigurasi rutin.

Kondisi itu kemudian menyebabkan degradasi berkepanjangan pada jaringan Cloudflare.

Layanan-layanan berbasis Cloudflare pun sempat menampilkan error seperti Please unblock challenges.cloudflare.com to proceed, error 500, hingga kegagalan memuat halaman.

Cloudflare menyampaikan bahwa pemulihan alur trafik berhasil dilakukan sekitar pukul 14.30 UTC atau 21.30 WIB.

Setelah trafik kembali stabil, tim teknis memusatkan perhatian pada pemulihan control plane termasuk dashboard dan API yang digunakan pelanggan untuk mengelola layanan.

Knecht menilai skala dampak dan lamanya pemulihan merupakan hal yang tidak dapat diterima, sehingga perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

Dalam pembaruan di halaman status resmi perusahaan, Cloudflare menyatakan bahwa perbaikan telah sepenuhnya diterapkan dan insiden dinyatakan selesai.

Meski begitu, pemantauan tambahan tetap dilakukan guna memastikan tidak ada error yang tersisa.

Cloudflare juga berkomitmen merilis laporan postmortem lengkap dalam beberapa jam setelah insiden, berisi uraian teknis penyebab bug, langkah mitigasi, serta strategi pencegahan jangka panjang. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#Perplexity #spotify #Canva #Claude #ChatGPT #Discord #Cloudflare