Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pertamina Hulu Energi Tingkatkan Ketahanan Energi Nasional Lewat Pengelolaan Lapangan Migas Mature dan Teknologi Canggih

Siti Dewi Yanti • Sabtu, 22 November 2025 | 19:13 WIB
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron.

RADAR BOGOR - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina menegaskan komitmennya menjaga ketahanan energi nasional melalui pengelolaan lapangan migas mature dengan strategi inovatif dan pemanfaatan teknologi mutakhir.

Corporate Secretary Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y Nasroen, menyampaikan bahwa sebagian besar aset yang dikelola PHE merupakan lapangan migas yang telah beroperasi dalam jangka panjang namun tetap memberikan kontribusi besar terhadap produksi nasional.

Ia menjelaskan, tantangan utama dalam mengelola lapangan mature adalah mempertahankan tingkat produksi di tengah penurunan alami reservoir.

Hermansyah menuturkan, sebagian besar produksi minyak nasional masih berasal dari lapangan-lapangan mature yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Untuk menjawab tantangan tersebut, PHE menerapkan pendekatan komprehensif berbasis asset integrity management, digitalisasi, dan inovasi teknologi yang diterapkan pada sumur dan fasilitas produksi.

Optimalisasi pengelolaan lapangan mature seperti di Wilayah Kerja Mahakam dan Rokan terus dilakukan secara konsisten.

Menurut Hermansyah, PHE mengombinasikan metode konvensional dan modern, termasuk penerapan digital intelligence untuk memantau kinerja sumur dan fasilitas produksi secara real time sehingga proses optimalisasi dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.

Dalam kinerjanya hingga Triwulan III Tahun 2025, PHE mencatat produksi minyak sebesar 553 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas mencapai 2,83 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD).

Selain itu, telah dilaksanakan 28.507 kegiatan well intervention & services, 969 well workover, serta penyelesaian 661 sumur pengembangan.

Hermansyah menekankan bahwa teknologi hanyalah satu dari banyak faktor yang mendukung keberhasilan pengelolaan lapangan mature.

Ia menyampaikan, kompetensi personel tetap menjadi faktor penentu, sehingga PHE terus meningkatkan kapabilitas pekerja senior dan generasi baru agar mampu beradaptasi, berinovasi, dan menghadapi tantangan industri migas yang dinamis.

PHE juga memperkuat budaya learning organization dengan mendorong inisiatif berbagi pengetahuan dan pembelajaran lintas unit kerja.

Pendekatan ini memastikan setiap tantangan operasional menjadi peluang untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi.

Selain itu, perusahaan terus menegakkan budaya keselamatan, meningkatkan efisiensi operasi, dan menjaga integritas aset di seluruh wilayah kerja untuk memastikan kontribusi optimal terhadap produksi energi nasional, sekaligus mendukung arah transisi menuju operasi energi yang lebih berkelanjutan.

Hermansyah menambahkan bahwa melalui sinergi teknologi, inovasi, dan sumber daya manusia yang unggul, PHE akan terus berperan sebagai motor penggerak ketahanan energi Indonesia.

Di kesempatan berbeda, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa Pertamina mendorong Subholding Upstream untuk terus meningkatkan kinerja melalui berbagai inisiatif strategis sehingga target produksi migas nasional dapat tercapai.

Ia menyebut, peningkatan kinerja operasional terbukti dari kontribusi mayoritas produksi migas nasional yang berasal dari tujuh anak usaha Pertamina di sektor hulu.

PHE memastikan investasi berkelanjutan dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas berlandaskan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Perusahaan juga terus menegakkan komitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan fraud dan menjaga lingkungan perusahaan bebas dari penyuapan, salah satunya melalui implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah tersertifikasi ISO 37001:2016.

Melalui pengelolaan operasi yang prudent dan excellent, baik di dalam maupun luar negeri, PHE bertekad mewujudkan diri sebagai perusahaan migas kelas dunia yang mengedepankan prinsip Environmental Friendly, Social Responsible, dan Good Governance. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
#minyak #pertamina hulu energi #migas #phe