RADAR BOGOR—Peran PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, juga dikenal sebagai BRI, terus berkembang untuk membantu UMKM di Indonesia.
Terbaru, BRI akan menyelenggarakan Grand Launching UMKM BRI x SOGO pada Jumat 28 November 2025 di SOGO Central Park Jakarta.
Acara tersebut dihadiri Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, CEO SOGO Indonesia Handaka Santosa, Aquarius Rudianto, Direktur Network & Retail Funding BRI, dan Alexander Dippo Paris, Direktur Commercial Banking BRI.
Momentum peluncuran ini menandai awal kerja sama BRI dan SOGO untuk mendistribusikan produk UMKM binaan ke ritel kontemporer.
Maman Abdurrahman, Menteri UMKM, mengapresiasi tindakan BRI dan SOGO karena memberi pengusaha UMKM kesempatan untuk memasuki pasar kontemporer dan menjangkau pelanggan yang lebih luas.
Menurutnya, BRI adalah salah satu bank yang paling berani mengambil peran sebagai banknya UMKM di seluruh Indonesia. Jika BRI tidak ada, mungkin banyak UMKM yang tidak bisa mendapatkan pembiayaan.
Melalui kolaborasi ini, BRI memberikan kesempatan kepada UMKM terpilih untuk menjual barang mereka secara langsung kepada pelanggan.
Saat ini, ada 26 UMKM binaan BRI yang menjual barang mereka di gerai SOGO Central Park Jakarta.
Ke depan, kolaborasi ini akan diperluas dengan melibatkan hingga 50 UMKM dan menjangkau gerai SOGO lainnya, seperti Lippo Mall Puri, Summarecon Mall Kelapa Gading, Emporium Pluit Mall, dan Tunjungan Plaza.
Lebih dari 200 usaha kecil dan menengah (UMKM) akan dapat bergabung dalam program ini, menurut rencana BRI, pada tahun 2026.
Kolaborasi ini, menurut Hery Gunardi, Direktur Utama BRI, merupakan langkah nyata BRI dalam membuka peluang pasar bagi pengusaha kecil dan menengah (UMKM).
Dia mengatakan bahwa kerja sama dengan SOGO menunjukkan bahwa BRI benar-benar mendukung pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.
"Kami sadari bahwa UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian nasional. Segmen ini menyerap sebagian besar tenaga kerja dan berkontribusi besar terhadap PDB Indonesia," ujar Hery Gunardi.
Akibatnya, BRI melihat pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari strategi untuk menjaga ketahanan ekonomi bangsa, bukan hanya program.
Hery Gunardi menyatakan bahwa UMKM binaan BRI sekarang memiliki kesempatan untuk masuk ke pangsa pasar kota yang lebih besar, modern, dan kompetitif melalui kolaborasi ini.
Tema program adalah Wastra Nusantara, yang menampilkan kain dan busana yang berasal dari berbagai daerah Indonesia.
Produk-produk yang dipamerkan menunjukkan nilai tradisi, filosofi, dan kearifan lokal yang masih relevan di zaman sekarang.
Tema ini dipilih untuk membuat kekayaan budaya lokal lebih mudah diakses dan diapresiasi oleh masyarakat umum. Selain itu, SOGO dan BRI memberikan dukungan promosi kepada peserta program.
Handaka Santosa, CEO SOGO Indonesia, menyatakan bahwa kolaborasi antara SOGO dan BRI merupakan langkah strategis untuk memberi pengusaha UMKM nasional lebih banyak akses ke pemasaran.
Dia menyatakan bahwa SOGO dan BRI berkomitmen penuh untuk mendukung program pemerintah untuk mendorong industri UMKM.
"Kami sangat mengapresiasi upaya BRI dalam melakukan kurasi dan memilih seluruh anggota UMKM," tuturnya.
"Dengan inisiatif kerja sama ini, UMKM dapat hadir di department store, dan kami yakin produk-produk dari UMKM ini mampu bersaing di pasar," katanya.
Hery Gunardi menyatakan bahwa BRI akan terus memperkuat peran UMKM sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.
Dia berharap dengan kerja sama ini, UMKM dapat memperluas pasar, meningkatkan kapasitas produksi, membangun merek yang lebih kuat, dan memperoleh daya saing yang lebih besar.
Hery Gunardi menyimpulkan bahwa BRI akan terus membantu UMKM di masa depan melalui pembiayaan, pemberdayaan, digitalisasi transaksi, dan pengembangan pasar, sehingga UMKM dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan. (***)
Editor : Yosep Awaludin