Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Promosikan Sport Tourism dan Ekonomi Kota, Semarang 10K 2025 Diikuti Ribuan Pelari dari Berbagai Daerah

Yosep Awaludin • Senin, 15 Desember 2025 | 10:05 WIB
Pelepasan peserta Semarang 10K 2025.
Pelepasan peserta Semarang 10K 2025.

RADAR BOGOR - Semarang 10K 2025 yang berlangsung pada Minggu 14 Desember 2025, diikuti sekitar 2.760 pelari dari berbagai daerah di Indonesia serta luar negeri.

Event Semarang 10K ini didukung oleh banyak pihak, termasuk bank bjb, sebagai mitra perbankan. Ini adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan sport tourism dan aktivitas ekonomi Kota Semarang.

Sejak pagi hari, ribuan orang berkumpul di area start Semarang 10K dan mengikuti rute lomba yang melewati Kota Lama hingga pusat Kota Semarang.

Pengalaman berlari di tengah wilayah dengan nilai historis yang kuat ditawarkan oleh rute yang melewati berbagai ikon bersejarah tersebut. Ini juga merupakan daya tarik utama Semarang 10K.

Pengibaran bendera start dilakukan oleh Direktur Bisnis Harian Kompas Lukminto Wibowo, Direktur Pengganti Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna, Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Nunung Suhartini, dan Direktur Keuangan bank bjb Hana Dartiwan menandai pembukaan kompetisi.

Setelah itu, para peserta dilepas untuk mengikuti rute dengan tema "Own The Game", yang menggambarkan karakter dan sejarah Kota Semarang.

Sebagian besar pelari dapat mencapai personal best-nya di rute Semarang 10K karena jalurnya yang relatif datar dan steril.

Selain itu, Semarang 10K beroperasi dengan lancar berkat dukungan rute yang aman, titik hidrasi, dan panduan arah yang memadai. Suasana semakin semarak berkat partisipasi masyarakat di sepanjang jalur lomba.

Bank bjb, sebagai mitra perbankan resmi, membantu penyelenggaraan acara dengan menyediakan layanan perbankan seperti transaksi nontunai dan layanan informasi produk di wilayah race village.

Selama acara berlangsung, dukungan ini dimaksudkan untuk membuat aktivitas peserta dan pengunjung lebih mudah.

Selain itu, race village memiliki banyak aktivitas komunitas dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal yang hadir.

Setelah lomba, UMKM yang didirikan oleh Bank Bjb menawarkan makanan dan produk khas Semarang kepada peserta dan pengunjung.

“Rutenya menarik dan suasananya meriah. Dukungan fasilitas di sepanjang lomba juga cukup membantu peserta,” kata Rizal, salah satu peserta.

Pemerintah Kota Semarang menganggap penyelenggaraan Semarang 10K bermanfaat untuk promosi kota dan pertumbuhan ekonomi lokal karena ada pelari dari luar kota yang meningkatkan pariwisata dan usaha kecil dan menengah (UMKM).

Menurut Adi Prinantyo, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, dari sekitar 3.000 pelari yang terdaftar, 2.760 di antaranya tercatat mengikuti start, dengan tingkat kegagalan finis kurang dari 0,5 persen. Hal ini disampaikan saat konferensi pers usai lomba.

Sementara itu, Budi Prakosa, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Semarang, menyatakan bahwa Semarang 10K merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota untuk menggambarkan Semarang sebagai kota yang sehat, bersih, dan berdaya saing yang terbuka untuk bisnis nasional dan internasional.

Sani Ikhsan Maulana, Wakil Pemimpin Divisi Sekretaris Umum bank bjb, menyatakan bahwa jumlah peserta yang meningkat meningkatkan ekonomi lokal, terutama UMKM dan layanan pendukung pariwisata.

Ia juga menyatakan bahwa lomba diselenggarakan dengan baik dengan pengelolaan rute yang baik.

Di garis finis, Semarang 10K 2025 resmi ditutup. Dengan berakhirnya rangkaian acara tahun ini, para peserta mengabadikan momen pencapaian mereka.

Organisasi berharap Semarang 10K terus menjadi acara tahunan yang mendorong gaya hidup sehat, kerja sama lintas sektor, dan pertumbuhan wisata olahraga di Kota Semarang. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bank bjb #semarang 10k #pelari