Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BRI Raih Penghargaan Impactful Grassroots Economic Empowerment, Konsisten Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Yosep Awaludin • Senin, 29 Desember 2025 | 08:28 WIB
AgenBRILink jadi penggerak utama dalam pengembangan layanan BRI.
AgenBRILink jadi penggerak utama dalam pengembangan layanan BRI.

RADAR BOGOR—PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, juga dikenal sebagai BRI, kembali menerima penghargaan atas upayanya untuk mendorong ekonomi rakyat.

BRI menerima penghargaan untuk kategori Impactful Grassroots Economic Empowerment pada acara kumparan Awards Impact Makers 2025, yang diadakan pada 18 Desember 2025 di Bali Room di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.

Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas peran BRI dalam meningkatkan ekonomi akar rumput melalui pembiayaan inklusif, literasi keuangan, dan pendampingan usaha yang secara berkelanjutan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan ketahanan masyarakat.

Hugo Diba, CEO Kumparan, menyatakan bahwa mereka yang bekerja dengan ketulusan dan menguntungkan banyak orang berhak atas penghargaan.

"Kami memberikan penghargaan ini kepada mereka yang bekerja dengan tulus. Bagi kami, keberhasilan sejati bukan pencapaian pribadi, tetapi bagaimana kita bisa menciptakan warisan dan manfaat yang dapat dirasakan banyak orang, bahkan ketika kita tidak lagi berada di panggung utama," katanya.

Pemberdayaan komunitas, peningkatan akses pembiayaan, dan integrasi layanan keuangan di seluruh wilayah desa adalah upaya BRI untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan.

Saat ini, BRI memiliki lebih dari 1,2 juta Agen BRILink yang tersebar di 66.649 desa, yang merupakan lebih dari 80% dari semua desa di Indonesia.

Jaringan BRI memfasilitasi 913 juta transaksi finansial senilai Rp1.440 triliun, meningkatkan peran layanan keuangan formal di tingkat lokal.

Selain itu, BRI adalah penyalur KUR terbesar di negara ini. Hingga November 2025, BRI telah memberikan KUR kepada 3,5 juta debitur sebesar Rp163,38 triliun, atau 92,3% dari total alokasi KUR tahun ini sebesar Rp177 triliun.

Selain itu, program Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS) terus diperkuat. Sebagai bagian dari komitmennya untuk memberikan akses hunian yang layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), BRI telah memberikan pembiayaan KPRS sebesar Rp15,87 triliun kepada lebih dari 115 ribu debitur di seluruh Indonesia hingga November 2025.

BRI terus menghasilkan program pemberdayaan komunitas. Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kapasitas lokal, Desa BRILiaN telah menjangkau 4.909 desa binaan di seluruh Indonesia hingga September 2025.

Selain itu, BRI telah membangun 41.715 klaster usaha produktif berbasis komunitas melalui program KlasterkuHidupku di berbagai wilayah.

BRI memperluas akses ke layanan keuangan dengan 34,5 juta debitur aktif dan 185 juta rekening simpanan mikro melalui sinergi Holding Ultra Mikro (UMi) bersama Pegadaian dan PNM.

Menurut Akhmad Purwakajaya, Direktur Micro BRI, penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen BRI untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan.

Penghargaan ini, kata Akhmad menunjukkan penghargaan atas komitmen BRI untuk memperkuat ekonomi rakyat secara berkelanjutan.

"Setiap program dirancang untuk menjangkau kebutuhan UMKM secara langsung dan mendorong penguatan kapasitas usaha di berbagai wilayah. Tujuan akhirnya adalah membangun ekosistem usaha rakyat yang tangguh dan berdaya saing," tutupnya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#ekonomi rakyat #bri #penghargaan