RADAR BOGOR - Heddy Pamungkas dari Karang Kebon Utara, Semarang, tidak menyerah dengan keadaan karena kehilangan pekerjaan. Heddy memilih untuk mendirikan bisnis kuliner dengan nama Angkringan Moses.
Usaha Angkringan Moses miliknya itu dapat terus berkembang, mendapatkan lebih banyak pelanggan, dan membantu ekonomi keluarga berkat ketekunannya dan dukungan KUR BRI.
Menurutnya, meskipun banyak rintangan, Angkringan Moses memiliki prospek yang baik karena banyak peminat.
"Saat itu memang ramai, dan saya pikir itu cocok untuk usaha jangka panjang. Meskipun memiliki potensi sangat besar, usaha ini masih menghadapi beberapa masalah, seperti hujan, karena kami menjual di pinggir jalan. Selain itu, orang kadang-kadang nakal (mengganggu),” katanya.
Dari perspektif pelanggan juga tidak pasti. Pembeli dan lalu lintas jalan besar tidak selalu berbanding lurus.
Meskipun demikian, lokasi yang strategis di dekat hotel justru memberikan peluang baru bagi Angkringan Moses untuk memperluas demografi pelanggannya dari pengunjung biasa hingga tamu hotel.
Perkembangannya menghasilkan pelanggan baru, tetapi jualan tidak selalu stabil setiap hari. Penjualan harian lancar, meskipun terkadang ada penurunan. "Alhamdulillah masih bisa dibilang lancar," tambahnya.
Heddy kemudian mulai merasakan ada banyak kebutuhan yang harus ia penuhi segera. Atas saran tetangganya, dia memutuskan untuk mengajukan KUR BRI.
Heddy berhasil menerima dana KUR sebesar Rp15 juta dengan proses yang cepat dan tanpa jaminan tambahan. Dana KUR tersebut digunakan sepenuhnya untuk mengembangkan angkringannya.
"Tetangga saya menyarankan saya untuk mencoba mengajukan KUR BRI. Prosesnya cepat, selesai dalam satu hari," ujarnya.
"Malam itu saya mengajukan dan disurvei, dan besoknya saya diminta untuk tanda tangan dan KUR langsung cair. Saya membeli kerupuk, membeli meja baru, dan mengganti perkakas lama dengan dana KUR," tuturnya.
Bantuan KUR memiliki efek yang jelas. Angkringan Moses menjadi lebih rapih, gerobaknya lebih baik, dan peralatan baru membuat tampilannya lebih menarik, terutama bagi pelanggan hotel yang melewati lokasi usahanya.
Heddy melihat KUR BRI sebagai cara untuk menambah modal dan membantu usaha kecil seperti dirinya.
Selain itu, ia sangat menyadari manfaat KUR, sehingga ia aktif merekomendasikan KUR BRI kepada rekan-rekannya yang baru memulai bisnis.
"Sangat membantu, terutama bagi saya, pedagang kecil. Banyak teman-teman saya yang dulu ragu, tetapi KUR ini sangat membantu karena tanpa jaminan dan prosesnya cepat. Saya bisa menjelaskan bahwa KUR sangat baik dan membantu pedagang kecil," jelasnya.
Pada kesempatan lain, Dhanny, Corporate Secretary BRI, mengatakan bahwa pelaku usaha memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kapasitas usahanya, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah karena ada pembiayaan yang cukup dan akses yang lebih mudah ke permodalan melalui KUR.
BRI terus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah yang penting, terutama yang berkaitan dengan industri produktif.
"Kisah pelaku usaha Angkringan Moses ini menjadi contoh nyata dukungan KUR dalam mendorong perekonomian masyarakat dan menjadi kisah inspiratif untuk pelaku usaha lainnya," katanya. (***)
Editor : Yosep Awaludin