Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

IHSG Anjlok 8 Persen, BEI Lakukan Trading Halt Selama 30 Menit

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 28 Januari 2026 | 15:11 WIB
ILUSTRASI: IHSG mengalami anjlok hingga 8 Persen sehingga BEI menjalankan trading halt.
ILUSTRASI: IHSG mengalami anjlok hingga 8 Persen sehingga BEI menjalankan trading halt.

RADAR BOGOR - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham pada Rabu (28/1/2026) setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam hingga menembus batas penghentian otomatis sebesar 8 persen.

Penghentian sementara transaksi atau trading halt tersebut diberlakukan pada pukul 13.43.13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

BEI memastikan perdagangan kembali dibuka pada pukul 14.13.13 JATS tanpa adanya perubahan jam operasional bursa.

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menjelaskan, langkah tersebut diambil menyusul tekanan signifikan yang dialami IHSG.

Ia menyampaikan, kebijakan ini bertujuan menjaga aktivitas perdagangan agar tetap berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien sesuai regulasi yang berlaku.

Menurut keterangannya, penghentian sementara transaksi dilakukan berdasarkan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas serta Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

Pada sesi tersebut, IHSG tercatat melemah ke level 8.261,78 setelah sempat bergerak di titik tertinggi harian di posisi 8.596,16.

Total volume transaksi di pasar mencapai 45,39 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp31,92 triliun.

Frekuensi transaksi tercatat menembus 2,9 juta kali, sementara pergerakan saham didominasi tekanan jual sejak awal perdagangan.

Data BEI menunjukkan sebanyak 768 saham mengalami penurunan harga, hanya 28 saham yang menguat, dan delapan saham bergerak stagnan.

Baca Juga: Dibongkar Pekan Depan, PKL di Pasar Bogor Diminta Pindah Sebelum Lebaran

Tekanan merata di pasar saham tersebut mendorong BEI mengaktifkan mekanisme pengamanan guna meredam volatilitas dan menjaga stabilitas perdagangan. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#trading halt #bursa efek indonesia #ihsg #pasar modal