Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

IHSG Ambrol Lagi Hampir 5 Persen, Berbanding Terbalik dengan Prediksi Menkeu Purbaya

Lucky Lukman Nul Hakim • Senin, 2 Februari 2026 | 12:36 WIB
IHSG turun hampir 5 persen.
IHSG turun hampir 5 persen.

RADAR BOGOR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pada perdagangan Senin pagi, 2 Februari 2026.

Penurunan signifikan ini terjadi berlawanan dengan proyeksi Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya memperkirakan pasar saham Indonesia akan bergerak menguat.

Berdasarkan data RTI, hingga pukul 10.30 WIB, IHSG tercatat berada di level 7.919 atau melemah 410 poin setara 4,92 persen.

Posisi tersebut semakin merosot dibandingkan saat pembukaan perdagangan di level 8.306.

Sebelumnya, Purbaya menyampaikan keyakinannya bahwa bursa saham tidak akan mengalami gangguan meski terjadi pergantian pimpinan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Pasti naik lah," ucap Purbaya kepada wartawan.

Ia menilai, sistem internal di BEI telah berjalan baik dengan adanya penunjukan Pejabat sementara Direktur Utama, Jeffrey Hendrik, yang menggantikan Iman Rachman setelah mengundurkan diri pada Jumat, 30 Januari 2026.

Menurut Purbaya, mekanisme otomatis di dalam jajaran direksi BEI memungkinkan penggantian pucuk pimpinan dilakukan secara cepat dan efektif.

Ia berpandangan kondisi tersebut menunjukkan kesiapan sistem sehingga aktivitas perdagangan tidak semestinya terganggu.

Lebih lanjut, Purbaya juga menilai para investor akan tetap berfokus pada fundamental perekonomian nasional.

Ia menyatakan, optimismenya terhadap prospek ekonomi Indonesia yang dinilai solid dan terus diperbaiki melalui berbagai kebijakan pemerintah.

Dalam pandangannya, pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun ini masih berpeluang didorong mendekati angka enam persen.

Upaya tersebut, menurutnya, akan terus dilakukan agar kondisi ekonomi tetap terjaga dan kepercayaan pasar dapat dipertahankan. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#menteri keuangan #pasar saham #Purbaya Yudhi Sadewa #bursa efek #ihsg #Analisis pasar #menkeu