RADAR BOGOR – Menteri Keuangan Purbaya Yuhdi Sadewa menghadiri forum panel bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Koperasi dalam agenda Rapat Pimpinan (Rapim) Polri.
Rapim Polri tersebut membahas strategi serta kebijakan fiskal yang adaptif guna mendorong terciptanya ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di tengah dinamika global.
Dikutip dari Instagram @menkeuri, dalam Rapim Polri itu, Menkeu menyampaikan bahwa stabilitas nasional merupakan unsur krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
Tanpa kondisi yang aman dan tertib, berbagai kebijakan pembangunan tidak akan berjalan optimal.
Ia menjelaskan bahwa stabilitas tidak hanya berbicara mengenai keamanan, tetapi juga mencakup kepastian hukum dan konsistensi kebijakan pemerintah.
Kepastian inilah yang menjadi landasan penting bagi pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas ekonomi.
Menurut Menkeu, program pembangunan yang dirancang pemerintah bertujuan agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diiringi dengan pemerataan dan dampak nyata terhadap kesejahteraan rakyat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, sangat dibutuhkan.
Peran Polri dinilai strategis dalam menciptakan situasi yang kondusif bagi dunia usaha dan investasi.
Keamanan yang terjaga akan meningkatkan kepercayaan investor, baik domestik maupun internasional.
Hal ini penting untuk memperkuat daya saing Indonesia di tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.
Dalam forum tersebut juga dibahas pentingnya kebijakan fiskal yang responsif dan adaptif terhadap perubahan kondisi ekonomi.
Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, stabilitas, dan perlindungan sosial.
Sinergi antara kementerian, lembaga, dan aparat keamanan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Kolaborasi yang solid diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat dan inklusif.
Rapim Polri ini menjadi momentum penguatan koordinasi lintas sektor demi mendukung stabilitas nasional dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. (Mirta/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin