RADAR BOGOR – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri forum diskusi tahunan Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 yang digelar di Financial Hall, Jakarta.
Dalam forum tersebut, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan arah kebijakan dan strategi pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional menghadapi dinamika global tahun mendatang.
Dikutip dari Instagram @menkeuri, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa pemerintah mengusung pendekatan transformasi ekonomi yang disebut Sumitronomics.
Konsep ini menitikberatkan pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pemerataan pendapatan, serta stabilitas sosial dan politik sebagai satu kesatuan yang saling mendukung.
Pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya dilihat dari angka semata. Pemerintah ingin memastikan bahwa ekspansi ekonomi juga diiringi dengan distribusi manfaat yang lebih merata bagi masyarakat, sehingga ketimpangan dapat ditekan dan kesejahteraan meningkat secara inklusif.
Dalam pemaparannya, Menkeu juga menyoroti pentingnya sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil.
Koordinasi yang solid antarotoritas dinilai mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi tetap tumbuh di tengah tantangan global yang belum sepenuhnya pulih.
Hasil dari sinergi kebijakan tersebut mulai terlihat dari meningkatnya tingkat kepercayaan konsumen serta membaiknya sejumlah indikator ekonomi.
Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) pun dinilai tetap berada dalam jalur yang solid dan terkendali.
Lebih lanjut, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tengah memperbaiki struktur ekonomi secara mendasar.
Reformasi dilakukan untuk memperkuat daya tahan nasional, baik dari sisi fiskal maupun sektor usaha, agar Indonesia mampu menghadapi tekanan eksternal dengan lebih tangguh.
Disiplin fiskal menjadi salah satu fokus utama. Rasio utang dan defisit anggaran disebut tetap dijaga dalam batas aman, sehingga kredibilitas pengelolaan keuangan negara tetap terpelihara.
Langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen dapat tercapai.
Akselerasi ekonomi juga diyakini akan terus terjaga secara berkelanjutan apabila stabilitas sosial-politik tetap kondusif dan iklim usaha semakin membaik.
Forum Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 menjadi momentum bagi pemerintah untuk menegaskan komitmennya dalam membangun ekonomi yang kuat, inklusif, dan berdaya saing tinggi di tahun-tahun mendatang. (Mirta/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin