Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sepanjang 2025 Cetak Laba Rp57,132 Triliun, BRI Perkuat Peran Dorong Ekonomi Kerakyatan

Yosep Awaludin • Jumat, 27 Februari 2026 | 09:40 WIB

Ilustrasi BRI
Ilustrasi BRI

RADAR BOGOR - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil menutup tahun 2025 dengan kinerja bisnis yang solid di tengah laju ekonomi global yang termoderasi.

Dikutip dari instagram Bankbri_id sepanjang tahun 2025, BRI membukukan laba sebesar Rp57,132 triliun.

Capaian BRI tersebut ditopang oleh struktur pendanaan yang kuat, pertumbuhan kredit yang terjaga, serta perbaikan kualitas aset secara berkelanjutan.

Berdasarkan laporan kinerja keuangan periode Desember 2025 (konsolidasian), total kredit BRI tercatat sebesar Rp1.521,49 triliun, sementara dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp1.466,84 triliun. Adapun total aset perseroan menembus Rp2.135,37 triliun.

Dari sisi rasio keuangan, BRI mencatatkan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 23,52 persen dan Loan to Deposit Ratio (LDR) 91,43 persen.

Rasio kredit bermasalah (NPL) berada di level 3,07 persen dengan NPL coverage mencapai 178,06 persen, mencerminkan kualitas aset yang terjaga.

Komposisi dana murah atau CASA tercatat sebesar 70,61 persen, yang menunjukkan struktur pendanaan yang efisien dan memperkuat daya tahan likuiditas perseroan.

Dalam mendukung ekonomi kerakyatan, BRI terus memperkuat pembiayaan produktif, khususnya pada segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hingga akhir 2025, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur.

Selain itu, BRI turut menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) senilai Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia sebagai bagian dari dukungan terhadap program 3 Juta Rumah.

BRI juga aktif mendukung berbagai program prioritas pemerintah lainnya, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta penyaluran bantuan sosial non tunai seperti PKH, Sembako, Sembako Stimulus, dan BLT Sembako.

Di sisi pemberdayaan UMKM, BRI menjalankan berbagai program seperti Desa BRILiaN yang telah menjangkau lebih dari 5.200 desa, 54 Rumah BUMN sebagai wadah pembinaan dan pelatihan.

Kemudian platform LinkUMKM dengan lebih dari 14,9 juta pengguna, serta program Klasterku Hidupku yang telah membina lebih dari 42.000 klaster usaha.

Capaian ini semakin memperkuat peran strategis BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan produktif, penguatan ekosistem UMKM, serta keberpihakan pada sektor riil dan ekonomi kerakyatan. (Mirta/Vokasi IPB)

 

Editor : Yosep Awaludin
#laba #bri #Kinerja Bisnis