RADAR BOGOR - Menkeu Purbaya mendorong optimalisasi kinerja penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) guna mencapai target 350 ribu unit rumah bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Menkeu Purbaya dalam Rapat Komite Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
Rapat Komite Tapera tersebut turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, serta Pjs. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi bersama jajaran BP Tapera.
Dalam unggahan Instagram resmi @menkeuri, disebutkan bahwa Komite Tapera mendukung penuh penguatan kinerja BP Tapera agar program pembiayaan perumahan semakin efektif dan tepat sasaran.
Optimalisasi ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat realisasi hunian bagi masyarakat.
Menkeu Purbaya secara khusus mendorong BP Tapera untuk menghadirkan berbagai terobosan strategi.
Hal ini penting agar manfaat program Tapera dapat semakin dirasakan luas oleh masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan dukungan pembiayaan.
dikutip dari Instagram resmi @menkeuri Optimalkan kinerja penyaluran FLPP untuk mencapai target 350 ribu perumahan rakyat.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses kepemilikan rumah.
Salah satu strategi yang didorong adalah memperpanjang tenor pembiayaan. Dengan tenor yang lebih panjang, cicilan diharapkan menjadi lebih ringan sehingga perumahan semakin terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Kebijakan tersebut juga diyakini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dari sektor perumahan.
Sektor ini dinilai memiliki efek berganda (multiplier effect) yang signifikan terhadap industri turunan dan penciptaan lapangan kerja.
Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah berharap program Tapera dapat berjalan semakin optimal.
Upaya ini diharapkan mampu mendukung pencapaian target 350 ribu rumah rakyat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional. (Mirta/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin