Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BRI Salurkan Sustainable Loans Rp811,9 Triliun, Dorong Ekonomi Hijau dan UMKM Berkelanjutan

Yosep Awaludin • Selasa, 10 Maret 2026 | 09:12 WIB

Jajaran Direksi dan Manajemen BRI
Jajaran Direksi dan Manajemen BRI

RADAR BOGOR – Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan terus diperkuat oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Hingga akhir Desember 2025, BRI mencatat penyaluran pembiayaan berkelanjutan (sustainable loans) mencapai Rp811,9 triliun, atau sekitar 60,5 persen dari total portofolio kredit BRI.

Langkah BRI ini sejalan dengan upaya Indonesia dalam mendukung pencapaian United Nations Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam memperkuat ekonomi inklusif dan ramah lingkungan.

Portofolio sustainable loans BRI terdiri dari dua komponen utama, yakni social loans dan green loans.

Untuk kategori social loans, BRI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp718,7 triliun yang difokuskan pada sektor mikro, pembiayaan UMKM, serta program perumahan bersubsidi.

Pembiayaan ini bertujuan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat, membuka peluang ekonomi yang lebih merata, serta mendorong peningkatan kesejahteraan di berbagai daerah.

Sementara itu, portofolio green loans BRI mencapai Rp93,2 triliun. Dana tersebut disalurkan untuk berbagai proyek yang mendukung pelestarian lingkungan dan transisi menuju ekonomi hijau.

Beberapa sektor yang mendapat dukungan pembiayaan antara lain energi terbarukan, efisiensi energi, pengendalian polusi, pengelolaan lahan berkelanjutan, transportasi ramah lingkungan, produk ramah lingkungan (eco-efficient product), pembangunan green building, hingga berbagai proyek berbasis lingkungan lainnya.

Selain dari sisi penyaluran kredit, BRI juga memperkuat sumber pendanaan melalui skema Sustainable Wholesale Funding yang hingga akhir Desember 2025 tercatat mencapai Rp45,6 triliun.

Inisiatif ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional, termasuk visi pemerintah dalam program Asta Cita yang menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Direktur Network and Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, menyampaikan bahwa prinsip keberlanjutan telah menjadi bagian penting dalam strategi jangka panjang perusahaan.

Menurutnya, integrasi konsep sustainability dalam bisnis perbankan tidak hanya mendukung agenda lingkungan, tetapi juga memperkuat fondasi pertumbuhan perusahaan yang lebih tangguh.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan tersebut memastikan pertumbuhan bisnis BRI tetap sejalan dengan upaya transisi menuju ekonomi rendah karbon, sekaligus memperluas inklusi keuangan di masyarakat.

“Pendekatan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi telah menjadi bagian dari strategi pertumbuhan BRI. Hal ini membantu memperkuat ketahanan bisnis, memperluas pembiayaan yang bertanggung jawab, serta menciptakan nilai sosial dan lingkungan bagi para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Komitmen BRI terhadap praktik keberlanjutan juga mendapat pengakuan dari sejumlah lembaga pemeringkat global yang menilai kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.

Dalam Corporate Sustainability Assessment (CSA) 2025 yang dirilis oleh S&P Global, BRI memperoleh skor 74 dari 100.

Perseroan juga tercatat sebagai Sustainability Yearbook Member selama empat tahun berturut-turut pada periode 2023 hingga 2026.

Selain itu, lembaga pemeringkat ESG global Sustainalytics menempatkan BRI dalam kategori Low ESG Risk, sementara MSCI memberikan peringkat A untuk kinerja keberlanjutan perusahaan.

Capaian ini semakin menegaskan posisi BRI sebagai salah satu institusi keuangan yang aktif mendorong praktik perbankan berkelanjutan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan ramah lingkungan di Indonesia. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#Kredit BRI #sustainable development goals #bri