Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Efek Ramadhan dan Idulfitri, Bank Indonesia Prediksi Penjualan Ritel Melonjak

Siti Dewi Yanti • Rabu, 11 Maret 2026 | 01:25 WIB

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso.

RADAR BOGOR - Momentum Ramadhan dan Idulfitri diperkirakan mendorong peningkatan konsumsi masyarakat.

Bank Indonesia memproyeksikan penjualan ritel nasional pada Februari 2026 mengalami kenaikan 4,4 persen secara bulanan atau month to month (MtM).

Proyeksi tersebut tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Februari 2026 yang diperkirakan tumbuh 6,9 persen secara tahunan atau year on year (YoY).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso menjelaskan, peningkatan kinerja ritel didorong oleh kenaikan penjualan pada sebagian besar kelompok barang.

Ia menyampaikan, pertumbuhan penjualan terutama terjadi pada kelompok suku cadang dan aksesori, perlengkapan rumah tangga lainnya, serta subkelompok sandang yang mencatat peningkatan permintaan.

Selain itu, secara bulanan penjualan ritel pada Februari 2026 juga diperkirakan tumbuh 4,4 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan sekaligus persiapan menjelang perayaan Idul Fitri.

Sebelumnya, pada Januari 2026 sektor ritel sempat mengalami kontraksi sebesar 2,7 persen secara bulanan.

Penurunan tersebut terjadi akibat normalisasi konsumsi masyarakat setelah berakhirnya periode libur Natal dan Tahun Baru.

Dari sisi harga, Bank Indonesia memperkirakan tekanan inflasi dalam tiga bulan mendatang akan cenderung menurun.

Hal ini terlihat dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) April 2026 yang diproyeksikan berada di level 153,9, lebih rendah dibandingkan IEH Maret 2026 yang mencapai 175,7.

Sementara itu, IEH pada Juli 2026 diperkirakan berada di angka 157,1, sedikit lebih tinggi dibandingkan Juni 2026 yang tercatat 156,3.

Peningkatan tersebut diperkirakan dipicu oleh kenaikan harga yang biasanya terjadi saat periode tahun ajaran baru. (mim/dio)

Editor : Siti Dewi Yanti
#ritel #idulfitri #bank indonesia #ramadhan