RADAR BOGOR - Industri otomotif mulai merasakan peningkatan permintaan kendaraan komersial sejak awal tahun.
Salah satu faktor pendorongnya adalah kebutuhan armada untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah.
Permintaan kendaraan untuk operasional MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ikut mendorong penjualan kendaraan niaga, khususnya jenis pikap.
Seiring dengan perluasan program tersebut, permintaan kendaraan komersial diperkirakan akan terus meningkat.
Kepala Wilayah Astra International Daihatsu Sales Operation (DSO) Jatim-Bali, Andrianto Saudin menyampaikan, penjualan mobil pada awal tahun menunjukkan tren positif.
Dalam dua bulan pertama, penjualan tercatat mengalami kenaikan sekitar 11 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Ia menjelaskan, sejumlah segmen kendaraan kini semakin banyak diminati konsumen.
Salah satunya adalah kendaraan low commercial vehicle yang memberikan kontribusi besar terhadap penjualan di wilayah Jawa Timur.
Menurut Andrianto, segmen kendaraan komersial ringan bahkan menyumbang sekitar 43 persen dari total penjualan Daihatsu di Jatim.
Tingginya permintaan membuat konsumen harus menunggu sekitar satu hingga dua bulan sebelum unit kendaraan diterima, meskipun produksi kendaraan telah mencapai sekitar 4.500 unit.
Ia juga menyebut, program MBG turut berperan dalam meningkatkan penjualan kendaraan komersial perusahaan.
Hal serupa juga dirasakan oleh produsen kendaraan lain.
Senior Area Manager United Motors Centre, Suwandojo Hartono mengatakan, penjualan kendaraan Suzuki di Jawa Timur juga menunjukkan kinerja positif.
Menurutnya, sejak semester kedua 2025, proyek MBG mulai memberikan dampak terhadap peningkatan permintaan kendaraan pikap, khususnya model Suzuki Carry.
Peningkatan penjualan tersebut tidak hanya terjadi di Jawa Timur, tetapi juga terlihat di berbagai wilayah lain di Indonesia.
Data Suzuki juga menunjukkan bahwa pasar otomotif di Jawa Timur pada Januari hingga Februari mengalami peningkatan.
Secara bulanan, pasar kendaraan pada November 2025 tercatat mencapai sekitar 5.972 unit, kemudian meningkat pada Desember menjadi lebih dari 7.000 unit.
Untuk tahun 2026, Suzuki melalui UMC menargetkan pertumbuhan penjualan kendaraan sekitar 11 persen seiring dengan membaiknya permintaan pasar. (bil/gal)
Editor : Siti Dewi Yanti