RADAR BOGOR – Untuk mendukung kelancaran perjalanan para pemudik, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengingatkan para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi agar memastikan saldo kartu elektronik BRIZZI mencukupi sebelum berangkat.
Dengan saldo kartu elektronik BRIZZI milik BRI yang cukup, proses pembayaran di tol bisa berlangsung lebih cepat dan membantu mengurangi antrean kendaraan.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa memastikan saldo kartu elektronik BRIZZI sebelum perjalanan merupakan langkah sederhana namun berdampak besar dalam menjaga kelancaran mobilitas selama mudik.
Baca Juga: 425 Personel Satpol PP Disebar ke 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor buat Jaga-jaga di Malam Takbiran
Ia menegaskan bahwa pemudik yang melintasi jalan tol sebaiknya mempersiapkan saldo BRIZZI sejak awal agar transaksi di gerbang tol berjalan lancar, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman.
Dhanny juga menyebutkan bahwa penggunaan uang elektronik merupakan bagian dari upaya mendorong transaksi non-tunai yang lebih praktis, aman, dan efisien, terutama saat periode dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran.
Melalui aplikasi BRImo, pengguna dapat dengan mudah melakukan isi ulang BRIZZI menggunakan fitur NFC di ponsel. Cukup dengan menempelkan kartu ke perangkat yang mendukung, saldo dapat diperbarui secara langsung.
Baca Juga: Siang Bolong, Microsleep Sebabkan Mobil Sigra Milik Warga Bogor Nyungsep di Jalan Raya Dramaga
Selain itu, top-up BRIZZI juga bisa dilakukan melalui jaringan BRILink Agen yang tersebar luas.
Hingga akhir 2025, terdapat lebih dari 1,2 juta agen di lebih dari 66 ribu desa, memungkinkan masyarakat melakukan transaksi perbankan, termasuk isi ulang uang elektronik, secara real time di dekat tempat tinggal mereka.
Kemudahan pengisian saldo juga didukung oleh berbagai mitra BRI, sehingga pengguna memiliki banyak pilihan, seperti melalui jaringan ritel dan platform digital seperti Indomaret, Alfamart, DANA, dan Blibli.
BRIZZI merupakan kartu uang elektronik berbasis chip dari BRI yang digunakan sebagai alat pembayaran non-tunai dengan metode tap. Kartu ini bersifat unregistered, sehingga dapat digunakan oleh siapa saja tanpa harus terhubung dengan rekening bank.
Penggunaannya pun cukup luas, mulai dari pembayaran tol, transportasi umum seperti KRL, MRT, dan LRT, hingga pembayaran parkir dan transaksi di berbagai merchant.
Seiring meningkatnya kebutuhan transaksi non-tunai, penggunaan BRIZZI terus tumbuh. Sepanjang 2025, jumlah kartu bertambah sekitar 1,51 juta, sehingga totalnya mencapai 25,22 juta kartu yang beredar.
Baca Juga: Babak 8 Besar Liga Champions Eropa 2026: Cek Bagan Pertandingan Lengkap dengan Jadwalnya di Sini
Sebagai kartu elektronik berbasis chip, BRIZZI memiliki batas saldo maksimal Rp2 juta dan batas top-up hingga Rp20 juta per bulan sesuai ketentuan.
Selain menghadirkan kemudahan transaksi, BRI juga terus memperluas layanan untuk mendukung kenyamanan pemudik, termasuk menyediakan fasilitas di berbagai titik strategis jalur mudik seperti rest area tol, sehingga kebutuhan transaksi perbankan tetap dapat terpenuhi selama perjalanan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga