RADAR BOGOR – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat atau LKPP 2025 unaudited kepada Ketua BPK RI, Isma Yatun.
Mengacu pada unggahan Instagram @menkeuri, penyerahan dokumen LKPP tersebut merupakan tahapan awal dalam proses pemeriksaan laporan keuangan oleh BPK.
Agenda ini sekaligus menandai dimulainya entry meeting audit LKPP Tahun 2025 antara pemerintah dan BPK RI.
Dalam kesempatan itu, Purbaya menekankan bahwa pemerintah berkomitmen penuh menjaga kualitas pengelolaan keuangan negara agar tetap transparan dan akuntabel.
Ia menyebut, capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih secara konsisten sejak 2016 menjadi indikator penting atas tata kelola keuangan yang baik.
Meski demikian, pemerintah tidak berpuas diri dan terus melakukan berbagai perbaikan untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan negara.
Baca Juga: 111 Gempa Bumi Guncang Jawa Barat Selama Maret 2026, BMKG: Terbesar M 5,4
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi serta sinergi antara pemerintah dengan BPK RI dalam proses pemeriksaan dan pengawasan.
Kolaborasi ini dinilai krusial guna memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan efektif dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.
Selain itu, pelaksanaan APBN diharapkan mampu memberikan dampak nyata dan optimal bagi masyarakat luas.
Pemerintah juga menargetkan pengelolaan keuangan negara dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata. (Mirta/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin