Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Berkat Sinergi Holding UMi, Usaha Kue Tantiningsih Bangkit dari Keterbatasan hingga Mampu Topang Ekonomi Keluarga

Eka Rahmawati • Minggu, 5 April 2026 | 17:41 WIB
Tantiningsih merintis usaha kue dan mendapat dukungan Holding UMi. (Dok BRI)
Tantiningsih menjalani usaha kue dan mendapat dukungan Holding UMi. (Dok BRI)

RADAR BOGOR - Aroma kue kini menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas harian Tantiningsih di Semarang. Sejak tidak lagi bekerja pada 2016, ia memilih untuk menekuni usaha rumahan yang dirintisnya. Berkat konsistensi serta dukungan dari BRI Group, usahanya perlahan berkembang dan menjadi sumber utama penghasilan keluarga.

Perjalanan tersebut tidaklah mudah. Tantiningsih mulai merintis usaha pada 2017 dengan berbagai keterbatasan, terutama dalam hal modal. Keinginan untuk mandiri secara finansial sudah ada, namun akses terhadap pembiayaan masih terbatas. Usaha kue dan roti yang dijalankan saat itu masih sederhana dan belum berkembang secara maksimal.

Ia mengungkapkan, pada 2017 dirinya mulai membuka usaha kue dan roti karena hobi membuat kue, terlebih setelah tidak lagi bekerja. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan modal. Hingga akhirnya pada 2020, ia mengenal program PNM Mekaar dan memutuskan menjadi nasabah untuk mengembangkan usahanya secara lebih serius.

Baca Juga: Pengusaha Perempuan Naik Kelas Lewat LinkUMKM BRI, JJC Rumah Jahit Berhasil Kembangkan Fesyen Wastra Eksklusif

“Kendala terbesar yang saya hadapi adalah keterbatasan modal, hingga akhirnya pada tahun 2020, saya bertemu dengan PNM Mekaar dan memutuskan untuk mendaftar sebagai nasabah dengan tekad untuk mengembangkan usaha secara lebih serius,” ujar Tantiningsih

Keputusan tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan usahanya. Melalui dukungan ekosistem Holding Ultra Mikro (UMi) dari BRI Group, Tantiningsih memperoleh akses pembiayaan dari PNM Mekaar yang digunakan untuk membeli peralatan dasar produksi.

Seiring berjalannya waktu, usahanya mulai menunjukkan kemajuan. Kapasitas produksi meningkat, permintaan pasar bertambah, dan kepercayaan diri dalam menjalankan bisnis pun semakin kuat.

Baca Juga: Desa BRILiaN Sausu Tambu Perkuat Ekonomi Pesisir, dari Potensi Lokal ke Prestasi Nasional

Pada 2022, ia kembali mendapatkan tambahan pembiayaan dengan nilai yang lebih besar. Dana tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Dengan peralatan yang lebih lengkap, ia mampu memproduksi lebih banyak sekaligus menjaga kualitas produk.

Menurutnya, dukungan dari PNM tidak hanya membantu dari sisi modal, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengembangkan usaha secara bertahap.

Kini, usaha yang berawal dari dapur sederhana telah berkembang menjadi penopang utama ekonomi keluarga. Perkembangan tersebut juga membawa perubahan signifikan, di mana Tantiningsih kini memiliki tempat usaha yang lebih layak serta taraf hidup yang meningkat.

Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Dhanny, menyampaikan bahwa sinergi Holding Ultra Mikro, termasuk melalui program PNM Mekaar, tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga memberikan pendampingan bagi pelaku usaha agar mampu mengelola bisnis dengan lebih baik dan berkembang secara berkelanjutan.

Ia menilai, perjalanan Tantiningsih menjadi contoh nyata bagaimana sinergi BRI Group melalui Holding Ultra Mikro mampu membuka peluang bagi pelaku usaha ultra mikro untuk tumbuh, meningkatkan kapasitas, memperluas usaha, hingga mencapai kemandirian ekonomi.

“Perjalanan Tantiningsih menjadi gambaran nyata bagaimana sinergi BRI Group melalui Holding Ultra Mikro (UMi) mampu membuka akses bagi pelaku usaha ultra mikro untuk bertumbuh secara bertahap, berkembang, memperluas kapasitas usaha, hingga memperkuat kemandirian ekonomi,” kata Dhanny dalam keterangannya. 

Baca Juga: BRI Salurkan KUR Rp31,42 Triliun hingga Februari 2026, Ungkit Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

Sebagai informasi, melalui anak usahanya, BRI menghadirkan program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) sebagai bentuk pemberdayaan bagi perempuan prasejahtera yang belum memiliki akses ke layanan keuangan formal. Program ini menawarkan pembiayaan tanpa agunan serta pendampingan usaha secara berkelanjutan.

Dalam ekosistem Holding Ultra Mikro BRI Group, program tersebut juga menunjukkan dampak yang signifikan. Sepanjang 2025, tercatat sekitar 1,4 juta nasabah PNM berhasil naik kelas, yang mencerminkan peningkatan kapasitas usaha sekaligus perluasan akses ke layanan keuangan formal bagi pelaku usaha ultra mikro.

Editor : Eka Rahmawati
#usaha kue #bri #Holding UMi