Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Okupansi Hotel di Kota Bogor Selama Long Weekend Paskah 2026 Capai 78 Persen, PHRI: Cukup Baik

Fikri Rahmat Utama • Minggu, 5 April 2026 | 20:44 WIB
Ilustrasi: Hotel di wilayah Bogor. Okupansi pada long weekend Paskah 2026 menapai 78 persen. (Dok. Bigland Hotel Bogor)
Ilustrasi: Hotel di wilayah Bogor. Okupansi pada long weekend Paskah 2026 menapai 78 persen. (Dok. Bigland Hotel Bogor)

RADAR BOGOR – Libur panjang Paskah 2026 turut mendongkrak tingkat hunian hotel di Kota Bogor. Meski mengalami peningkatan, okupansi hotel pada periode ini masih berada di bawah capaian saat libur Lebaran.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay, menyebut rata-rata okupansi hotel selama libur Paskah mencapai 78 persen.

“Okupansi Paskah cukup baik, rata-rata di angka 78 persen,” ujar Yuno, Minggu, 5 April 2026.

Menurutnya, tingkat hunian tersebut memang mengalami peningkatan dibanding hari biasa, tetapi tidak berlangsung lama. Lonjakan hanya terjadi dalam waktu singkat selama dua hingga tiga hari.

Baca Juga: Kota Bogor Diserbu Wisatawan, Begini Kondisi Arus Lalin di Kota Bogor Hari Terakhir Long Weekend Paskah 2026

“Peningkatan ada, tapi memang hanya sekitar dua sampai tiga hari saja, tidak sepanjang periode libur panjang seperti cuti bersama,” jelasnya.

Ia membandingkan dengan momen Lebaran, yang mana okupansi hotel cenderung lebih tinggi meski juga tidak merata sepanjang liburan. Pada hari pertama hingga ketiga Lebaran, tingkat hunian hotel di Kota Bogor bisa mencapai rata-rata 84 persen.

“Saat Lebaran, okupansi tinggi di hari pertama sampai ketiga, rata-rata sekitar 84 persen,” katanya.

Baca Juga: Arus Balik Wisatawan Diprediksi Padati Kawasan Puncak Bogor pada Hari Terakhir Long Weekend Paskah, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Situasional

Dengan demikian, kata dia, tingkat hunian hotel saat libur Paskah masih lebih rendah dibandingkan Lebaran. Hal ini dipengaruhi oleh karakteristik liburan yang berbeda, baik dari sisi durasi maupun pergerakan wisatawan.

Meski begitu, pelaku usaha perhotelan tetap berupaya menarik minat pengunjung dengan berbagai strategi promosi. Sejumlah hotel menawarkan paket menarik, mulai dari potongan harga kamar hingga bundling dengan layanan makanan dan minuman.

“Seperti biasa, anggota kami membuat promo-promo menarik, baik dari sisi harga maupun paket room plus food and beverage,” tandasnya.(uma)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #hotel #paskah #phri #okupansi