Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ajang Porprov XV Jawa Barat 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi Kota Bogor Secara Masif

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 8 April 2026 | 21:07 WIB
Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana. Foto: Fikri/Radar Bogor
Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana. Foto: Fikri/Radar Bogor

RADAR BOGOR – Ajang Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov XV Jawa Barat 2026 diproyeksikan akan memberikan dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi di Kota Bogor.

Kehadiran ribuan atlet, ofisial, dan suporter Porprov XV Jawa Barat 2026 diyakini akan mendorong sektor jasa, kuliner, hingga perhotelan di Kota Bogor.

Proyeksi perputaran ekonomi akibat Porprov XV Jawa Barat 2026 disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana, dalam kegiatan press gathering di Kantor Dispora GOR Pajajaran, Rabu, 8 April 2026.

Baca Juga: Dinamika Bansos 2026, Penebalan PKH dan BPNT Bergantung Pada Kondisi Ekonomi dan Harga Kebutuhan Pokok

Menurut Anas, Kota Bogor berstatus sebagai tuan rumah bersama dalam penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026, berdampingan dengan Kota Bekasi dan Kota Depok.

Penunjukan tersebut telah memiliki dasar hukum melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat.

“Dengan kehadiran ribuan atlet dan ofisial, tentu akan ada perputaran ekonomi yang sangat besar di Kota Bogor,” ujarnya.

Baca Juga: Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Memasuki Tahap 2, Ternyata Ini Jadwal Lengkap Pencairan 2026

Ia menjelaskan, pada ajang tersebut Kota Bogor akan mengampu 24 cabang olahraga (cabor) dan 28 subcabor, dengan total 418 nomor pertandingan yang memperebutkan 418 medali emas.

Dari sisi partisipasi, diperkirakan sebanyak 5.424 atlet dan ofisial dari seluruh Jawa Barat akan hadir di Kota Bogor. Jumlah itu belum termasuk para suporter yang turut meramaikan pertandingan.

“Kehadiran kontingen ini membawa potensi luar biasa untuk perputaran ekonomi warga. Kebutuhan akan akomodasi seperti hotel, transportasi, katering, hingga kuliner akan meningkat signifikan,” jelasnya.

Baca Juga: M. Zaidan Ahsan Sabet Emas di Jepang, Wali Kota Bogor Beri Hormat

Ia menyebut, Kota Bogor dinilai cukup siap dari sisi sarana penunjang. Saat ini tersedia 22 rumah sakit, lebih dari 300 restoran atau rumah makan, serta lebih dari 100 hotel dan penginapan.

Tak hanya itu, penyelenggaraan Porprov juga diperkirakan akan menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar. Setidaknya sekitar 1.000 orang akan dilibatkan sebagai panitia lokal, termasuk relawan dan liaison officer (LO).

Selain sektor jasa, kebutuhan atribut event juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal. Salah satunya produksi maskot Porprov berupa Rubo (Rusa Bogor) yang diperkirakan mencapai 4.400 unit.

Baca Juga: Heboh! 106 Warga Tanjungsari Bogor Diduga Keracunan MBG, Begini Penjelasan SPPG dan Dinkes

“Ini peluang besar bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Kota Bogor untuk ikut terlibat dan mendapatkan manfaat langsung,” tambah Anas.

Dari sisi anggaran, Pemkot Bogor telah mengalokasikan dana sebesar Rp8,3 miliar melalui APBD Murni Tahun 2026 untuk mendukung penyelenggaraan Porprov, khususnya kebutuhan Dispora.

Sementara itu, persiapan teknis terus berjalan sesuai timeline yang telah disusun, mulai dari tahap verifikasi, pendaftaran atlet, hingga pelaksanaan pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 20 November 2026.

Baca Juga: Kesya Nayla Zhafira Bersinar di Kancah Dunia, Pemkot Bogor Apresiasi Pelajar Berprestasi Internasional

Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pemkot Bogor optimistis Porprov XV Jawa Barat 2026 tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#Porprov XV #kota bogor #jawa barat