Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

UMKM Perempuan Bersinar: Wastra Nusantara Kini Jadi Busana Global Lewat BRI

Rani Puspitasari Sinaga • Kamis, 9 April 2026 | 12:54 WIB
Wastra Nusantara diolah melalui program UMKM dari BRI. Foto: BRI
Wastra Nusantara diolah melalui program UMKM dari BRI. Foto: BRI

RADAR BOGOR - Menghadirkan busana yang mengikuti tren sekaligus tetap menjaga identitas budaya menjadi tantangan tersendiri bagi UMKM bidang fesyen. KainIndonesia.co hadir sebagai solusi dengan mengubah wastra Nusantara menjadi busana siap pakai yang relevan dengan kebutuhan modern.

Usaha ini dikembangkan oleh pelaku UMKM perempuan asal Jakarta Timur, dengan wastra Nusantara sebagai fondasi utama produknya.

Sejak UMKM ini berdiri pada 2021, KainIndonesia.co berfokus pada pelestarian wastra Nusantara, termasuk batik, tenun, lurik, dan endek, yang diolah menjadi busana modern, fashionable, dan nyaman tanpa kehilangan ciri khasnya.

Baca Juga: IPK 2,78 Bisa Daftar CPNS 2026? Simak Bocoran Peluang dan Syaratnya di Sini 

Produk unggulan meliputi outer dan blouse dengan konsep “From Office to Hangout”, tersedia dalam berbagai ukuran, termasuk big size, serta opsi custom dan konversi ukuran internasional.

Pemilik KainIndonesia.co, Shinta Paramarti, mengungkapkan bahwa ia pertama kali mengenal LinkUMKM BRI melalui acara BRI Incubator.

Ia menilai jaringan BRI yang luas hingga ke daerah terpencil memberi keyakinan bahwa program ini dapat membantu UMKM berkembang.

Baca Juga: Strategi Jitu Lolos CPNS 2026: Instansi Daerah Lebih Menguntungkan, Simak 4 Alasan Utamanya di Sini

“Melalui LinkUMKM, ada berbagai fitur yang mendukung UMKM, mulai dari modul pembelajaran, konsultasi dengan pakar, hingga event mingguan,” ujarnya.

Dalam operasionalnya, KainIndonesia.co memasarkan produk melalui offline, marketplace, hingga social commerce, menjangkau pasar lokal hingga ekspor.

Program LinkUMKM memberi akses pembelajaran, pengelolaan bisnis, dan perluasan jaringan. Usaha ini juga memanfaatkan QRIS dan tabungan BRI untuk mendukung transaksi dan pengelolaan keuangan, sambil menyisihkan sebagian keuntungan untuk investasi.

Baca Juga: Pembangunan Sekolah Rakyat Jasinga Bogor, Target Siap Digunakan Tahun Ajaran Baru 2026

Shinta menambahkan, pengembangan usaha akan terus fokus pada penguatan identitas berbasis wastra sekaligus memperluas penerimaan pasar terhadap busana bernuansa budaya.

“Kami ingin menjadi jembatan antara tradisi dan gaya hidup modern, menjaga warisan, menghidupkan cerita, dan membawa wastra Indonesia semakin relevan di pasar global,” tuturnya.

Hingga Maret 2026, lebih dari 15,57 juta UMKM telah memanfaatkan LinkUMKM sebagai sarana pendampingan daring, termasuk peningkatan kapasitas, perluasan pasar, dan percepatan naik kelas.

Baca Juga: Dua Skema Penebalan Bansos dengan Target Sasaran 35 Juta KPM, Salah Satunya Penambahan Penerima Manfaat Baru

Program ini menyediakan enam fitur utama yang terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, Media, Komunitas, Etalase Digital, Coaching Clinic, serta layanan registrasi NIB, didukung lebih dari 840 modul pembelajaran.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menekankan bahwa pengembangan KainIndonesia.co menunjukkan kemampuan UMKM memadukan kekayaan budaya dengan kebutuhan pasar yang dinamis.

“Melalui LinkUMKM, BRI mendorong pelaku usaha, termasuk perempuan, untuk mengembangkan kapasitas bisnis agar adaptif dan berkelanjutan. Kami akan terus memperkuat pendampingan agar semakin banyak UMKM tumbuh dan memberi kontribusi nyata bagi perekonomian,” tutupnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#umkm #bri #wastra nusantara