Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BRI Menjadi Bank Pertama di Indonesia dengan Sertifikasi ISO/IEC 25000

Eka Rahmawati • Minggu, 12 April 2026 | 14:39 WIB
BRI menjadi bank pertama di Indonesia yang mendapat sertifikasi ISO/IEC 25000. (Dok. BRI)
BRI menjadi bank pertama di Indonesia yang mendapat sertifikasi ISO/IEC 25000. (Dok. BRI)

RADAR BOGOR - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mencatatkan capaian penting dalam upaya memperkuat transformasi digital.

BRI menjadi bank pertama di Indonesia yang berhasil memperoleh sertifikasi ISO/IEC 25000, sebuah standar internasional yang berfokus pada pengelolaan serta evaluasi kualitas perangkat lunak.

ISO/IEC 25000 merupakan bagian dari kerangka Software Quality Requirements and Evaluation (SQuaRE), yang dirancang untuk membantu organisasi dalam mendefinisikan, mengukur, dan menilai kualitas perangkat lunak secara sistematis dan terstruktur.

Baca Juga: Kisah Perempuan Difabel Asal Semarang Kembangkan Usaha Fashion Berdaya Saing Bersama LinkUMKM BRI, Ubah Keterbatasan Jadi Kekuatan

Implementasi standar ini dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari analisis awal terhadap kondisi sistem, penyusunan kerangka evaluasi kualitas, hingga proses asesmen terhadap penerapan standar tersebut. Dalam prosesnya, BRI didampingi oleh Robere & Associates sebagai konsultan yang membantu dalam penerapan framework evaluasi kualitas perangkat lunak.

Direktur Teknologi Informasi BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi teknologi informasi yang mendukung operasional perusahaan.

Ia menegaskan bahwa hal ini mencerminkan komitmen BRI dalam meningkatkan kualitas layanan digital kepada masyarakat. Sistem yang stabil, aman, dan andal dinilai tidak hanya penting bagi kelancaran operasional internal, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap pengalaman nasabah dalam menggunakan layanan digital.

Baca Juga: Cicil Emas di BRImo Makin Mudah, BRI Tawarkan Cashback hingga Rp200 Ribu untuk Nasabah

“Sistem yang stabil, aman, dan andal tidak hanya mendukung operasional internal, tetapi juga memengaruhi pengalaman nasabah saat menggunakan layanan digital” ujar Saladin dalam keterangannya. 

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan berbasis digital, penerapan standar kualitas perangkat lunak menjadi faktor penting untuk menjaga keandalan sistem sekaligus meningkatkan kepercayaan nasabah.

Saladin menambahkan bahwa penerapan ISO/IEC 25000 memungkinkan perusahaan melakukan penilaian kualitas sistem digital secara lebih objektif dan terukur. Dengan pendekatan ini, setiap aplikasi yang dikembangkan dapat memenuhi berbagai aspek penting, seperti keandalan, efisiensi kinerja, keamanan informasi, serta kemudahan dalam pemeliharaan dan pengembangan di masa mendatang.

Selain itu, implementasi standar ini juga mengacu pada ketentuan ISO/IEC 25001:2014, yang merupakan bagian dari kerangka pengelolaan dan evaluasi kualitas perangkat lunak. Sertifikasi tersebut mencakup SQuaRE untuk perencanaan dan manajemen aplikasi BRImo, layanan digital unggulan BRI.

Ia menegaskan bahwa BRI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dengan dukungan ekosistem digital yang andal bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Bayar UTBK SNBT Kini Lebih Mudah Lewat BRImo, Praktis Tanpa Antre dan Bisa Kapan Saja

Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat kualitas perangkat lunak agar aplikasi dapat berjalan stabil, aman, dan mampu mengikuti kebutuhan nasabah yang terus berkembang, sehingga pelayanan yang diberikan semakin optimal.

"Dengan fondasi teknologi yang kuat BRI berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang lebih baik bagi seluruh nasabah,” pungkasnya.

Editor : Eka Rahmawati
#IEC 25000 #Sertifikasi ISO #bri