RADAR BOGOR – Bank Syariah Indonesia atau BSI bersama Muslimat Nahdlatul Ulama resmi menjalin kerja sama strategis guna memperkuat literasi haji dan investasi emas bagi 32 juta anggota Muslimat NU di seluruh Indonesia.
Kolaborasi BSI dengan Muslimat NU ini diresmikan bertepatan dengan peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional.
Dikutip dari akun Instagram Instagram @banksyariahindonesia, kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan literasi keuangan, khususnya dalam perencanaan ibadah haji sejak dini dan investasi berbasis syariah.
Baca Juga: Penanganan Karhutla Kalbar Disorot, KLH Proses 7 Korporasi hingga Tahap Persidangan
Program ini diharapkan mampu mendorong percepatan inklusi keuangan di kalangan perempuan serta jamaah Nahdlatul Ulama di berbagai daerah.
Sebagai pemimpin pasar yang mengelola sekitar 83 persen tabungan haji nasional, BSI mengoptimalkan jaringan 1.130 kantor cabangnya untuk mendukung layanan tersebut.
Jaringan luas ini dimanfaatkan untuk membantu anggota Muslimat NU dalam merencanakan keuangan jangka panjang secara lebih matang dan terarah.
Selain berfokus pada aspek ibadah, sinergi ini juga diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui akses terhadap produk keuangan syariah.
Upaya tersebut sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 5 terkait kesetaraan gender dan akses ekonomi bagi perempuan.
Dalam program Indonesia Berhaji, BSI menghadirkan berbagai solusi finansial yang aman dan bernilai ibadah, termasuk tabungan haji sejak dini serta pengelolaan investasi emas secara optimal.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2026 Cair Lebih Cepat, KPM Simak Update SIKS-NG dan Jadwalnya di Sini!
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat kesiapan ibadah masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi umat dan perekonomian nasional. (Mirta/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin