RADAR BOGOR - Peran agen layanan keuangan tanpa kantor semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal ini salah satunya terlihat dari aktivitas Agen BRILink di Toko Assalam Lirboyo, Kediri, yang kini mampu melayani ribuan transaksi dari warga sekitar.
Selain berfungsi sebagai toko kebutuhan sehari-hari, Toko Assalam Lirboyo juga berkembang menjadi pusat layanan transaksi keuangan melalui Agen BRILink.
Dalam operasional hariannya, agen tersebut dapat melayani sedikitnya 200 transaksi dengan total nilai sekitar Rp150 juta. Jika dihitung dalam satu bulan, total transaksi bisa mencapai kurang lebih Rp4,5 miliar.
Pemilik Agen BRILink Toko Assalam Lirboyo, Dandi Setiawan, menjelaskan bahwa sebagian besar pengguna layanan berasal dari kalangan santri. Layanan yang dimanfaatkan pun beragam, mulai dari penarikan tunai hingga pembayaran kebutuhan pondok pesantren.
Ia menyebutkan bahwa para santri menjadi pelanggan utama, dengan kebutuhan transaksi seperti tarik tunai maupun pembayaran iuran. Bahkan, layanan penarikan dengan nominal kecil, mulai dari Rp10 ribu, juga tersedia untuk memenuhi kebutuhan mereka.
“Sebagian besar pelanggan kami adalah santri, biasanya untuk tarik tunai atau pembayaran kebutuhan pondok, bahkan, kami juga melayani penarikan uang dengan nominal kecil mulai dari Rp10 ribu,” ujar Dandi Setiawan.
Tingginya volume transaksi tersebut turut mengantarkan berbagai prestasi bagi agen ini. Setiap tahun, Toko Assalam Lirboyo kerap memperoleh hadiah utama berupa sepeda motor dari program apresiasi BRILink.
Selain itu, pada tahun 2022, agen ini berhasil meraih predikat terbaik tingkat nasional dan mendapatkan hadiah satu unit Toyota Fortuner TRD Sportivo.
Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Dengan prestasi yang diraih, Agen BRILink Toko Assalam Lirboyo tetap berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, mulai dari tarik tunai, pengisian saldo, hingga pembayaran berbagai tagihan.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, agen yang dikelolanya secara konsisten masuk dalam 10 besar nasional, yang menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Sementara itu, Branch Manager BRI Branch Office Kediri, Adi Nugroho, menyampaikan bahwa BRI terus memperkuat komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia.
Salah satunya melalui pengembangan jaringan Agen BRILink yang memberikan akses layanan perbankan lebih luas, baik di perkotaan maupun wilayah terpencil.
Ia mengungkapkan bahwa di wilayah Kediri terdapat sekitar 1.344 Agen BRILink yang tersebar di berbagai titik. Hal ini menjadi bentuk nyata komitmen BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang efisien, terjangkau, dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Mantri BRI di Lombok, Sosok Perempuan Berdaya yang Gerakkan Ekonomi Warga Sekitar
“Ini merupakan komitmen nyata BRI Kediri dalam menghadirkan solusi keuangan yang efisien, terjangkau dan mudah diakses bagi semua masyarakat wilayah Kabanjahe” laya Adi Nugroho.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa melalui skema kemitraan ini, BRI berhasil membangun ekosistem inklusi keuangan yang berkelanjutan. Dalam ekosistem tersebut, masyarakat tidak hanya berperan sebagai pengguna layanan, tetapi juga menjadi bagian dari rantai ekonomi digital yang memberikan dampak sosial dan ekonomi secara langsung, khususnya di tingkat desa.
Editor : Eka Rahmawati