RADAR BOGOR – Bank Indonesia terus menunjukkan komitmennya mendorong pelaku UMKM naik kelas. Salah satu kisah inspiratif datang dari Java Halu Coffee yang berhasil berkembang dari usaha kecil hingga ekspor ke berbagai negara.
Berawal dari kedai kopi sederhana di kawasan Gunung Halu, Java Halu Coffee perlahan bertumbuh menjadi bisnis yang membutuhkan rantai pasok kuat.
Namun, perjalanan tersebut tidak mudah, terutama dalam hal akses modal dan membangun kepercayaan pasar.
Baca Juga: Kedai Kopi 1969 Bogor, Spot Nongkrong Vintage dengan Menu Terjangkau
Dikutip dari Instagram @bank_indonesia, sebagai perintis usaha, pemilik Java Halu Coffee menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan jaminan dan modal kerja.
Tantangan ini semakin terasa karena masih adanya hambatan yang kerap dihadapi perempuan dalam mengakses pembiayaan.
Melihat kondisi tersebut, Bank Indonesia hadir memberikan dukungan nyata. Salah satunya dengan mempertemukan Java Halu Coffee dengan pembeli internasional melalui pameran dan business matching yang berujung pada kesepakatan ekspor.
Baca Juga: Cara Menemukan Film dan Series Subtitle Indonesia Berkualitas HD Secara Resmi
Tidak hanya itu, Bank Indonesia juga memberikan dukungan dari sisi teknologi, seperti penerapan water treatment yang memungkinkan produk kopi Java Halu memenuhi standar pasar Jepang.
Seiring waktu, kepercayaan buyer internasional mulai meningkat. Produk kopi Java Halu kini telah menembus berbagai pasar global, mulai dari Eropa, Amerika, Australia, Timur Tengah, hingga Taiwan dan Korea Selatan.
Dalam pengembangannya, Java Halu juga berkolaborasi dengan akademisi untuk menciptakan inovasi kopi dengan cita rasa fermentasi luwak tanpa melibatkan eksploitasi hewan, sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan.
Keberhasilan ini tidak hanya diukur dari ekspor, tetapi juga dari dampak sosial yang dihasilkan.
Java Halu Coffee kini memberdayakan sekitar 160 kepala keluarga di sekitarnya, khususnya perempuan.
Para ibu rumah tangga dilibatkan dalam proses budidaya kopi di lingkungan rumah mereka.
Hal ini memungkinkan mereka tetap produktif dan mandiri secara ekonomi tanpa harus meninggalkan keluarga.
Kisah Java Halu Coffee menjadi bukti bahwa dukungan yang tepat dapat membuka peluang besar bagi UMKM untuk berkembang dan berdaya saing global, sekaligus memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan. (Mirta/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin