Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas dengan AI, Transformasi Digital Jadi Kunci Ekonomi Inklusif

Yosep Awaludin • Jumat, 24 April 2026 | 11:41 WIB
Ilustrasi digitalisasi AI untuk UMKM
Ilustrasi digitalisasi AI untuk UMKM

RADAR BOGOR — Pemerintah terus mendorong transformasi ekosistem kewirausahaan nasional melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Langkah ini diarahkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, produktif, dan berkelanjutan, khususnya bagi pelaku UMKM.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Kementerian UMKM (umkm.go.id), Pelaksana Tugas Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Riza Damanik, menegaskan bahwa Indonesia perlu mengambil peran strategis dalam pengembangan AI, bukan hanya sebagai pengguna atau pasar teknologi.

Baca Juga: Hati-hati! Pencairan Bansos Lewat Pihak Ketiga Berisiko, Pemerintah Tegaskan Hanya Melalui Kantor Pos dan Bank Himbara agar Dana Diterima Utuh

Ia menilai, pemanfaatan AI harus mampu meningkatkan kapasitas usaha, memberdayakan pelaku UMKM, serta mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi yang lebih ramah lingkungan.

Menurut Riza, langkah tersebut selaras dengan kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang mengusung konsep AI for Many. 

Yaitu memastikan teknologi dapat diakses secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM di daerah terpencil.

Baca Juga: Viral Saldo Bansos Rp900 Ribu Sudah Cair? Ini Hasil Cek Saldo dan Penjelasan Turunnya PKH-BPNT Tahap II 2026

Ia juga mengungkapkan bahwa Menteri Komunikasi dan Digital, Meutia Hafidz, menekankan dua aspek penting dalam percepatan implementasi AI, yakni Velocity of Money dan Velocity of Data.

Konsep pertama berkaitan dengan percepatan digitalisasi sistem pembayaran untuk meningkatkan perputaran dana dan likuiditas usaha.

Sementara itu, konsep kedua menitikberatkan pada pemanfaatan AI dalam pengolahan data secara real-time guna mendukung pengambilan keputusan bisnis serta memperluas akses pembiayaan.

Baca Juga: Fase Krusial Jelang Bansos Cair: PKH dan BPNT Tahap II 2026 Masuk Verifikasi Rekening, Data KKS Diharapkan Aktif

Dalam mendukung transformasi tersebut, Kementerian UMKM telah meluncurkan sejumlah program prioritas untuk menjembatani kesenjangan teknologi di kalangan pelaku usaha.

 Salah satunya adalah SAPA UMKM, sebuah platform layanan terpadu yang menghubungkan pelaku usaha dengan akses pembiayaan, pendampingan, hingga peluang pasar internasional.

Selain itu, program Entrepreneur Hub dikembangkan sebagai wadah kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas inovasi melalui pendampingan intensif dan pemanfaatan teknologi dalam operasional bisnis.

Sementara itu, program Transformasi Finansial difokuskan pada penggunaan AI dalam analisis kredit guna memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta memperkuat Sistem Informasi Kredit Program (SIKP).

Baca Juga: Belum Terima Bansos Tahap Kedua? Tenang, Pencairan PKH BPNT Tinggal Tunggu Giliran Masuk Rekening Kalian

Riza menekankan bahwa penguatan ekosistem digital tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Oleh karena itu, sinergi antara Kementerian UMKM dan Komdigi terus diperkuat untuk menciptakan ruang digital yang aman, produktif, dan kondusif bagi pertumbuhan usaha.

Di tingkat regional, Indonesia juga aktif terlibat dalam Program ASEAN MOVE yang bekerja sama dengan Tsinghua Southeast Asia Center.

Baca Juga: Periode Salur di Cek Bansos Tahap II Masih Belum Berubah Statusnya, KPM Diminta Jangan Panik dan Tetap Sabar

Program ini bertujuan meningkatkan kesiapan digital sekaligus mendorong praktik bisnis berkelanjutan bagi UMKM dan startup di kawasan Asia Tenggara.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor industri, dan akademisi, Kementerian UMKM optimistis pemanfaatan teknologi inovatif.

Seperti AI akan mendorong transformasi signifikan dalam ekosistem kewirausahaan nasional serta memperkuat fondasi ekonomi berbasis teknologi di masa depan. (Dian/Vokasi IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#teknologi #umkm #kecerdasan buatan