Dengan mengandalkan sumber daya alam serta semangat kebersamaan warga, Desa Sumberejo mengembangkan berbagai sektor unggulan mulai dari pertanian, perikanan, peternakan, UMKM hingga pariwisata.
Kepala Desa Sumberejo, Agung Trisno Kuncoro, menuturkan bahwa pemerintah desa secara konsisten mendorong percepatan pengembangan potensi lokal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Skema TPG dan THR Guru Daerah Berubah, Tak Lagi Sama dengan Pusat? Cek Fakta Lengkapnya di Sini
Menurutnya, terdapat lima sektor utama yang saat ini menjadi fokus penguatan, salah satunya sektor pariwisata melalui pengembangan Pantai Congot Daki sebagai destinasi andalan baru.
“Beragam potensi yang kami miliki terus kami optimalkan, mulai dari sektor pertanian hingga pariwisata. Pantai Congot Daki menjadi salah satu prioritas karena diyakini mampu memberikan efek ekonomi yang luas bagi warga,” jelasnya.
Selain pariwisata, sektor perikanan juga menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
Baca Juga: DC Studios Rilis Teaser Perdana Clayface, Siap Teror Bioskop pada Oktober Mendatang
Hasil laut yang melimpah, terutama pada musim tertentu, mampu meningkatkan pendapatan warga secara signifikan.
Di sisi lain, pertumbuhan UMKM di Desa Sumberejo juga mengalami peningkatan pesat.
Pemanfaatan hasil pertanian menjadi produk olahan bernilai tambah menjadi strategi utama dalam mendorong ekonomi lokal.
Produk seperti keripik singkong, keripik pisang, hingga jamu tradisional kini mulai menembus pasar yang lebih luas.
Perkembangan UMKM tersebut turut didukung oleh peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Makmur Abadi.
Sejak berdiri pada 2017, BUMDes ini terus mengembangkan berbagai unit usaha, termasuk layanan percetakan yang membantu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) sekaligus mempermudah akses layanan bagi masyarakat.
Dari sisi pembiayaan, akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas usaha warga.
Dukungan tersebut memungkinkan pelaku usaha, termasuk nelayan, untuk menggunakan peralatan yang lebih modern sehingga produktivitas meningkat.
Baca Juga: Bansos Tahap 2 2026 Segera Cair, Verifikasi Rekening Beres, Cek Status PKH dan BPNT Terbaru di Sini
Tidak hanya itu, transformasi digital juga menjadi faktor penting dalam penguatan ekonomi desa.
Melalui kehadiran AgenBRILink, masyarakat kini lebih mudah mengakses layanan keuangan seperti tarik tunai, setor, pembayaran hingga transaksi berbasis QRIS secara cepat dan efisien.
Digitalisasi ini sekaligus mendorong peningkatan inklusi keuangan serta transparansi dalam pengelolaan keuangan desa.
Baca Juga: BI-Rate 4,75 Persen Jadi Kunci, Bank Indonesia Perkuat Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Penguatan tersebut semakin diperkuat melalui program Desa BRILiaN yang diinisiasi BRI.
Program ini mengusung pendekatan terpadu dengan fokus pada pengembangan kapasitas desa melalui empat aspek utama, yakni penguatan kelembagaan BUMDes dan koperasi, digitalisasi layanan keuangan, keberlanjutan ekonomi, serta inovasi masyarakat.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dalam mendukung kemajuan desa melalui berbagai program pemberdayaan.
“Melalui Desa BRILiaN, kami tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga mendorong peningkatan literasi dan kapasitas masyarakat desa. Penguatan ekonomi berbasis potensi lokal menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan kolaborasi antara potensi lokal, peran aktif masyarakat, serta dukungan berkelanjutan dari BRI, Desa Sumberejo kini semakin memperlihatkan kemajuan sebagai desa mandiri dan kompetitif.
Optimalisasi sektor unggulan, pemanfaatan teknologi, serta penguatan UMKM menjadi fondasi utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (***)
Editor : Yosep Awaludin