Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kisah Inspiratif Mantri BRI di Sultra, Kartini Masa Kini Tembus Pegunungan Demi Dorong Ekonomi Warga

Yosep Awaludin • Senin, 27 April 2026 | 12:04 WIB
 Mispa Lewi Yt, seorang Mantri BRI yang bertugas di Unit Ranteangin, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.
Mispa Lewi Yt, seorang Mantri BRI yang bertugas di Unit Ranteangin, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.

RADAR BOGOR – Semangat perjuangan R.A. Kartini terus hidup dan relevan hingga saat ini.

Nilai keberanian dan dedikasi yang diwariskannya kini tercermin dalam sosok perempuan-perempuan Indonesia yang berkontribusi nyata bagi masyarakat, salah satunya melalui sektor ekonomi kerakyatan.

Potret tersebut terlihat pada Mispa Lewi Yt, seorang Mantri BRI yang bertugas di Unit Ranteangin, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: Konfercab XIII PMII Kota Bogor Tetapkan Toni Alfazri Ketua Cabang Baru, Usung Gagasan Setara dan Merata

Ia menjalankan tugas di wilayah pegunungan dengan akses yang terbatas, namun tetap konsisten memberikan layanan perbankan sekaligus memberdayakan masyarakat setempat.

Bagi Mispa, medan yang sulit justru menjadi tantangan yang memperkuat makna pekerjaannya.

Ia harus menempuh perjalanan melewati jalan tanah dan berbatu, bahkan berjalan kaki hingga beberapa kilometer untuk menjangkau nasabah yang rumahnya berjauhan di antara kebun cengkeh.

Baca Juga: Kopi Salacca Hadirkan Konsep Nongkrong Sambil Edukasi Satwa dengan Mini Zoo di Bogor, Viewnya Gunung Salak di Tengah Sawah

Perjalanan karier Mispa di BRI tidak dimulai dari kondisi ideal. Saat pandemi Covid-19 melanda, ia sempat kehilangan pekerjaan. Namun, situasi tersebut justru membuka jalan baru dalam hidupnya.

“Saat harus berhenti dari pekerjaan sebelumnya, saya melihat peluang di BRI. Meski usia sudah di batas maksimal pendaftaran, saya tetap mencoba melamar. Syukur, saya diterima dan memulai karier sebagai customer service,” ungkap Mispa.

Setelah hampir dua tahun menjalani peran tersebut, ia berhasil lolos seleksi internal dan dipercaya menjadi Mantri BRI pada 2024.

Baca Juga: 3 Calon Direksi PT Sayaga Wisata Bogor Lolos Administrasi, Kini Jalani Uji Kelayakan dan Kepatuhan

Penempatan di wilayah Ranteangin menjadi pengalaman tersendiri karena kondisi geografis yang menantang.

Ia menceritakan, sebagian besar desa hanya bisa dijangkau dengan sepeda motor, bahkan ada lokasi yang mengharuskannya berjalan kaki sejauh 1 hingga 2 kilometer. Kondisi semakin berat saat musim hujan karena jalan menjadi licin dan sulit dilalui.

“Sempat muncul rasa ingin menyerah di awal. Tapi keesokan harinya semangat itu kembali muncul, apalagi melihat sambutan hangat dari nasabah. Bahkan ada yang berharap saya tetap bertugas di sana dalam waktu lama. Itu menjadi motivasi besar bagi saya,” tuturnya.

Dalam perannya sebagai Mantri BRI, Mispa tidak hanya memberikan layanan keuangan, tetapi juga mendorong literasi dan inklusi keuangan di masyarakat.

Baca Juga: Daftar Libur Sekolah Mei 2026 : Banyak Long Weekend, Cek Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Mayoritas warga setempat berprofesi sebagai petani cengkeh yang membutuhkan akses pembiayaan untuk mengembangkan usaha mereka.

Selain melayani individu, ia juga aktif mendampingi kelompok usaha lokal. Salah satunya adalah klaster produksi minuman herbal berbahan dasar rimpang bernama Gujames.

“Saya turut membantu dalam permodalan, edukasi pemasaran, hingga pendampingan digital. Saat ini produk mereka sudah memiliki kemasan yang lebih baik, bersertifikat halal, dan dipasarkan hingga ke luar daerah,” jelasnya.

Baca Juga: Kebiasaan Masyarakat Membuang Sampah ke Saluran Air Picu Banjir di Kota Bogor, PUPR Bakal Lakukan 

Tantangan lain yang dihadapi adalah masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan modern.

Banyak warga yang belum terbiasa menggunakan layanan digital dan masih menyimpan uang secara tunai.

Meski begitu, Mispa melihat profesinya sebagai peluang untuk berkembang sekaligus memberikan dampak nyata.

Baca Juga: Distribusi LPG Subsidi di Kota Bogor Diawasi Ketat, Agen Nakal Bakal Disanksi Tegas

“Perempuan memiliki peran yang luas, tidak hanya di rumah tangga, tetapi juga dalam mendukung ekonomi keluarga dan masyarakat. Selama menjadi Mantri, saya merasakan banyak perubahan positif, baik dari sisi kemampuan komunikasi, wawasan, hingga kesejahteraan,” katanya.

Mispa pun berharap ia dapat terus berkembang dan berkarier lebih tinggi selain jadi Mantri BRI. 

Secara terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menjelaskan bahwa Mantri BRI memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.

Menurutnya, para Mantri tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga berperan sebagai pendamping usaha yang memahami karakteristik wilayah serta kebutuhan nasabah.

Baca Juga: Progres Positif Bansos PKH dan BPNT Tahap 2, Update Penyaluran Bantuan Pangan Diperpanjang hingga Mei 2026

“Mantri menjadi ujung tombak dalam mendukung pelaku usaha mikro. Mereka hadir tidak hanya sebagai penyalur kredit, tetapi juga sebagai penasihat keuangan yang mengawal perkembangan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya.

Hingga kini, BRI memiliki sekitar 26 ribu Mantri yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan sekitar 28,2 persen di antaranya merupakan perempuan.

“Kisah seperti ini menunjukkan bahwa perempuan mampu menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat. BRI meyakini bahwa kesempatan yang setara akan mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#ekonomi kerakyatan #Mantri BRI #sulawesi tenggara