Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

RUPS Indocement 2026: Dividen Rp468 per Saham Dibagikan, Buyback Rp750 Miliar Disetujui

Siti Dewi Yanti • Kamis, 21 Mei 2026 | 17:47 WIB
Jajaran Dewan Komisaris dan Direktur Indocement yang menghadiri pelaksanaan RUPS Tahunan dan Luar Biasa Indocement tahun 2026.
Jajaran Dewan Komisaris dan Direktur Indocement yang menghadiri pelaksanaan RUPS Tahunan dan Luar Biasa Indocement tahun 2026.

RADAR BOGOR - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp468 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta pada Kamis, 21 Mei 2026. 

Selain menyetujui pembagian laba kepada pemegang saham, perseroan juga mengumumkan perubahan susunan pengurus hingga aksi korporasi pembelian kembali saham senilai Rp750 miliar.

Keputusan tersebut menjadi salah satu agenda penting yang menarik perhatian investor pasar modal, terutama di tengah fokus emiten semen terhadap efisiensi operasional dan penguatan fundamental bisnis.

Berdasarkan hasil rapat, pemegang saham menyepakati pembagian total dividen sebesar Rp1,536 triliun yang berasal dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp2,248 triliun yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Baca Juga: Status SPM di SIKS-NG Sudah Muncul, Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2026 Mulai Cair Susulan Hari Ini

Manajemen perseroan menjelaskan bahwa dividen tunai sebesar Rp468 per lembar saham akan diberikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.

Jadwal Cum Dividen hingga Tanggal Pembayaran Resmi

Perseroan juga mengumumkan jadwal pembagian dividen sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia.

Untuk perdagangan di pasar reguler dan negosiasi, cum dividen jatuh pada 3 Juni 2026, sedangkan ex dividen berlangsung pada 4 Juni 2026.

Adapun cum dividen pasar tunai ditetapkan pada 5 Juni 2026 dan ex dividen pasar tunai pada 8 Juni 2026.

Sementara itu, pembayaran dividen kepada para pemegang saham dijadwalkan mulai dilakukan pada 19 Juni 2026.

Perseroan menegaskan, pajak atas dividen akan mengikuti regulasi perpajakan yang berlaku di Indonesia.

Roberto Callieri Kembali Dipercaya Jadi Komisaris Utama

Dalam agenda perubahan susunan pengurus, pemegang saham kembali memberikan kepercayaan kepada Roberto Callieri untuk menjabat sebagai Komisaris Utama perseroan hingga penutupan RUPST tahun buku 2028 yang akan diselenggarakan pada 2029.

Selain itu, RUPS juga menerima pengunduran diri Hasan Imer dari posisi Direktur Perseroan.

Baca Juga: Demo di Kantor Kecamatan, Kepala SMPN 1 Rancabungur Bogor Dituding Lakukan Pungli, Begini Klarifikasinya

Sebagai penggantinya, pemegang saham menunjuk Benny Setiawan Santoso untuk melanjutkan sisa masa jabatan Hasan Imer.

Perseroan turut menetapkan pengangkatan Jose Maria Magrina Vadillo sebagai Wakil Direktur Utama yang efektif mulai 1 September 2026.

Christian Kartawijaya Apresiasi Kontribusi Hasan Imer

Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya, menyampaikan penghargaan atas kontribusi Hasan Imer selama lebih dari satu dekade bergabung bersama perusahaan.

Menurut Christian Kartawijaya, Hasan Imer memiliki peran besar dalam berbagai proyek strategis perseroan sejak 2008 hingga akhir masa jabatannya pada 2026.

Ia menilai, sejumlah pencapaian penting berhasil diwujudkan di bawah kepemimpinan Hasan Imer, mulai dari pembangunan Plant 14, peningkatan kapasitas produksi di Cirebon dan Citeureup Bogor, hingga peluncuran produk Semen Rajawali dan Mortar Tiga Roda.

Christian Kartawijaya juga menyebut proses integrasi produk semen Bosowa dan Grobogan berhasil diperkuat melalui standarisasi proses produksi dan pengendalian mutu yang selaras dengan standar operasional Indocement.

RUPSLB Setujui Pengurangan Modal dan Buyback Saham Rp750 Miliar

Selain RUPST, perseroan juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari yang sama.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penarikan kembali sebagian saham hasil pembelian kembali saham atau buyback yang dilakukan pada 2021 dan 2022.

Aksi korporasi tersebut dilakukan melalui pengurangan modal ditempatkan dan modal disetor sebanyak 84.529.400 lembar saham.

Setelah pengurangan modal tersebut, modal ditempatkan dan disetor perseroan menjadi Rp1,715 triliun.

Tidak hanya itu, pemegang saham juga menyetujui program buyback saham baru dengan nilai maksimal Rp750 miliar yang akan berlangsung mulai 22 Mei 2026 hingga 21 Mei 2027.

Susunan Lengkap Pengurus Indocement per 1 September 2026

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Roberto Callieri
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Tedy Djuhar
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Simon Subrata
Komisaris Independen: Franciscus Welirang
Komisaris: Juan Francisco Defalque
Komisaris: René Samir Aldach
Komisaris: Suharso Monoarfa

Direksi

Direktur Utama: Christian Kartawijaya
Wakil Direktur Utama: Jose Maria Magrina Vadillo
Direktur: Troy Dartojo Soputro
Direktur: Oey Marcos
Direktur: Holger Mørch
Direktur: Sunnira Ly
Direktur: Benny Setiawan Santoso

Editor : Siti Dewi Yanti
#bogor #saham #rupst #Indocement