RADAR BOGOR - Puluhan tukang bangunan di berbagai daerah di Pulau Jawa kini bisa merasakan tinggal di rumah yang lebih layak dan aman.
Melalui program sosial “Bangun Rumah Tukangku”, Semen Tiga Roda membantu membangun dan merenovasi rumah para pekerja konstruksi yang selama ini justru belum mampu memiliki hunian nyaman untuk keluarganya sendiri.
Program yang dijalankan produsen Semen Tiga Roda, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, tersebut menyasar tukang bangunan di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Banten.
Baca Juga: PTN dan Kampus Vokasi Favorit SNBT 2026, UI hingga IPB University Jadi Incaran Ribuan Peserta
Sepanjang April hingga Mei 2026, proses serah terima rumah dilakukan secara bertahap di sejumlah daerah, mulai dari Kabupaten Bogor, Sukabumi, Garut, Brebes, Pekalongan, Kebumen, Sidoarjo, Tangerang, hingga Cisarua.
Rumah yang Dulu Rusak Kini Menjadi Tempat Tinggal Layak
Salah satu penerima bantuan, Endang, tukang bangunan asal Desa Nambo, Kabupaten Bogor, mengaku sangat bersyukur karena rumah yang sebelumnya rusak berat kini telah berubah menjadi lebih nyaman dihuni.
Ia menceritakan, kondisi rumah lamanya mengalami banyak kerusakan, mulai dari lantai retak hingga atap bocor.
Hal serupa dirasakan Marta, tukang bangunan dari Desa Leuwikaret, Kabupaten Bogor.
Selama bertahun-tahun bekerja membangun rumah orang lain, ia belum mampu memperbaiki rumahnya sendiri yang berbentuk rumah panggung dengan kondisi memprihatinkan.
Marta dan istrinya, Itoh, selama ini harus menjalani aktivitas sehari-hari dengan keterbatasan.
Di usia yang tidak lagi muda, kondisi rumah yang tidak aman membuat mereka kesulitan beraktivitas.
Setelah rumah baru selesai dibangun melalui program tersebut, keluarga Marta tidak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukur.
Kisah Mengharukan dari Garut hingga Kebumen
Cerita penuh emosi juga datang dari Garut, Jawa Barat.
Aep, seorang tukang bangunan yang tinggal di daerah terpencil, akhirnya memiliki rumah dengan fasilitas yang lebih layak.
Sang istri, Siti Khodijah mengungkapkan, sebelumnya keluarga mereka bahkan tidak memiliki toilet sendiri dan harus menumpang ke masjid untuk kebutuhan sehari-hari.
Ia menjelaskan akses menuju rumah mereka sangat sulit karena hanya bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda dua atau berjalan kaki.
Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari menjadi berat, terutama saat malam hari.
Sementara itu di Kebumen, Jawa Tengah, Turijan merasa bahagia karena rumahnya kini jauh lebih nyaman untuk ditempati bersama keluarga.
Rani, warga yang merekomendasikan Turijan menerima bantuan program, juga mengaku terharu melihat hasil renovasi rumah tersebut.
Tukang Bangunan yang Akhirnya Bisa Mewujudkan Impian Keluarga
Di Pekalongan, tukang bangunan bernama Casto akhirnya mampu mewujudkan impiannya memiliki rumah yang lebih baik.
Meski dikenal memiliki kemampuan membangun rumah dengan baik, keterbatasan ekonomi membuat keinginannya terus tertunda.
Kebahagiaan juga dirasakan Arjuna, tukang bangunan di Sidoarjo, Jawa Timur.
Berbeda dari penerima lainnya, Arjuna ingin menghadiahkan rumah layak untuk ibunya.
Melalui program Bangun Rumah Tukangku, impian tersebut akhirnya tercapai.
Baca Juga: Asah Kemampuan Memasak, Puluhan Pelajar Ikuti Kompetisi Master Chef di Alam Ngariung Resort
Sedangkan di Tangerang, Welo bersama keluarganya kini bisa kembali tinggal di rumah sendiri setelah sebelumnya harus menumpang di rumah tetangga akibat kondisi rumah yang nyaris roboh.
Kebahagiaan Dodi di Tengah Penantian Kelahiran Anak
Momen haru juga terjadi saat serah terima rumah Dodi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada 5 Mei 2026.
Dodi dan istrinya yang tengah menantikan kelahiran anak merasa sangat bersyukur karena akhirnya memiliki rumah yang nyaman untuk ditempati.
Dodi menyebut hadirnya rumah baru tersebut sebagai berkah besar bagi keluarganya di tengah kebahagiaan menyambut kelahiran buah hati mereka.
Semen Tiga Roda Sebut Tukang Bangunan Adalah Pahlawan Konstruksi Indonesia
Direktur PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, Troy D. Saputro, mengatakan program Bangun Rumah Tukangku merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada para tukang bangunan yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembangunan di Indonesia.
Menurut Troy, para tukang bangunan telah membantu mewujudkan rumah impian banyak orang, sehingga sudah sepatutnya mereka juga dapat merasakan tinggal di rumah yang nyaman dan layak.
Ia menjelaskan, hingga awal Mei 2026 sebanyak 13 rumah telah selesai dibangun maupun direnovasi dan resmi diserahterimakan kepada para penerima bantuan.
Sementara itu, 19 rumah lainnya masih dalam tahap pembangunan di berbagai daerah di Indonesia.
Program Bangun Rumah Tukangku Hadirkan Harapan Baru
Setiap rumah yang dibangun memiliki cerita perjuangan berbeda.
Namun semuanya menghadirkan harapan yang sama, yakni kehidupan yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi para tukang bangunan beserta keluarganya.
Baca Juga: Bikin Bangga! Atlet Anggar Kota Bogor Panen Medali Emas di Young Muskeeters Challenge Bandung
Melalui program Bangun Rumah Tukangku, Semen Tiga Roda tidak hanya membangun rumah, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan baru bagi para pekerja konstruksi yang selama ini menjadi tulang punggung pembangunan Indonesia. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti