Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BRI Peduli Kembangkan Wisata dan Edukasi Desa Ketapanrame Mojokerto, Dorong Ekonomi Masyarakat Berkelanjutan

Yosep Awaludin • Senin, 8 Juni 2026 | 08:58 WIB
BRI menyalurkan bantuan pengembangan di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
BRI menyalurkan bantuan pengembangan di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

RADAR BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program CSR BRI Peduli terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan masyarakat desa dengan menghadirkan fasilitas publik yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan edukasi.

Terbaru, BRI menyalurkan bantuan pengembangan di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Bantuan BRI tersebut difokuskan pada pengembangan pusat edukasi manasik haji, peningkatan sarana dan prasarana Wisata Sumber Gempong, serta penguatan fasilitas Taman Ghanjaran sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat.

Desa Ketapanrame sendiri telah menjadi bagian dari Program Desa BRILiaN sejak 2021, yaitu program inkubasi desa yang berfokus pada pengembangan berbasis kepemimpinan, inovasi, kolaborasi, dan digitalisasi.

Berbekal potensi wisata dan ekonomi lokal, desa ini berhasil meraih Juara II Desa BRILiaN pada tahun yang sama dan kini berkembang menjadi salah satu destinasi unggulan di Mojokerto.

Melalui dukungan tersebut, BRI turut membantu pengembangan Pusat Edukasi Manasik Haji yang berfungsi sebagai sarana pembelajaran masyarakat terkait rangkaian ibadah haji.

Baca Juga: Bikin Keringat Bercucuran, Cek 5 Rekomendasi Seblak Terenak di Sukabumi yang Punya Rasa Otentik, Bisa Pilih 60 Toping

Kehadiran fasilitas ini tidak hanya memberikan nilai edukatif, tetapi juga memperkaya daya tarik wisata desa.

Selain itu, BRI Peduli juga berkontribusi dalam pengembangan kawasan Wisata Sawah Sumber Gempong yang menjadi salah satu ikon wisata desa.

Kawasan yang dibangun di atas tanah kas desa tersebut memanfaatkan dukungan dana desa, PADes, serta partisipasi masyarakat dan investor lokal.

Dengan panorama persawahan terasering dan sumber air alami, destinasi ini berkembang pesat dan turut menggerakkan perekonomian warga sekitar melalui berbagai usaha.

Pengembangan juga dilakukan pada Taman Ghanjaran yang telah menjadi pusat wisata keluarga sejak 2018.

Area wisata ini terus dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti wahana permainan, kolam renang, area kuliner, hingga spot foto yang menarik wisatawan.

Keberadaan destinasi tersebut turut membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM dan masyarakat setempat.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa pembangunan desa berkelanjutan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk melalui penyediaan infrastruktur yang mampu memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Baca Juga: Dari Rahim Perguruan Tinggi: Inspiring Innovation with Integrity, Lahir Pejabat Korup?

“Melalui program BRI Peduli, kami berupaya menghadirkan kontribusi yang benar-benar dirasakan masyarakat," kata Dhanny.

"Penguatan fasilitas wisata dan edukasi di Desa Ketapanrame diharapkan dapat memperluas dampak ekonomi, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat kemandirian desa dalam jangka panjang,” ujar Dhanny.

Ia menambahkan bahwa pengembangan potensi lokal melalui pendekatan kolaboratif diharapkan mampu mendorong lahirnya aktivitas ekonomi produktif di tingkat desa, sekaligus memperkuat daya saing wilayah berbasis potensi daerah. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#Desa Ketapanrame #bri #pemberdayaan #jawa timur