Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Berawal dari Peyek Lebaran, UMKM Ria Barokah Naik Kelas Berkat LinkUMKM BRI

Yosep Awaludin • Jumat, 19 Juni 2026 | 10:11 WIB
UMKM Ria Barokah milik Jufriyah yang sukses berkat LinkUMKM BRI
UMKM Ria Barokah milik Jufriyah yang sukses berkat LinkUMKM BRI

RADAR BOGOR – Kisah inspiratif datang dari Jufriyah, pelaku UMKM asal Kota Serang, Banten, yang berhasil mengembangkan usaha rumahan menjadi bisnis kuliner dengan jangkauan pemasaran yang semakin luas.

Berkat ketekunan dan dukungan platform LinkUMKM BRI, usahanya kini tak lagi sekadar memproduksi peyek musiman, tetapi telah memiliki beragam produk unggulan yang dipasarkan hingga luar Provinsi Banten.

Ya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan UMKM melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha serta perluasan akses pasar.

Salah satu pelaku usaha yang merasakan manfaat nyata dari program tersebut adalah UMKM Ria Barokah milik Jufriyah.

Saat ini, usaha yang dirintisnya memproduksi berbagai produk kuliner, mulai dari peyek, tepung ayam goreng, kulit ayam crispy, hingga paket nasi box ayam goreng dengan harga terjangkau.

Jufriyah menuturkan, perjalanan usahanya berawal dari kegiatan sederhana sebagai ibu rumah tangga.

Baca Juga: 4 Destinasi Wisata Savana di Bogor yang Bikin Kamu Serasa Bukan di Indonesia, Wajib Masuk Daftar Liburan

Kala itu, ia hanya membuat peyek secara musiman untuk memenuhi permintaan pelanggan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Di sela-sela aktivitasnya menerima jasa menjahit, usaha tersebut dijalankan sebagai tambahan untuk membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

Seiring berkembangnya usaha, Jufriyah mulai melakukan berbagai pembenahan. Ia mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), memperoleh sertifikasi halal, serta terus berinovasi menghadirkan produk-produk baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Selain memproduksi peyek, ia mulai menjual ayam goreng dan paket nasi box. Inovasi lainnya adalah menghadirkan Tepung Fried Chicken Ria Barokah, yang kini menjadi salah satu produk andalan usahanya.

Tepung serbaguna tersebut memiliki cita rasa gurih dan dapat digunakan untuk berbagai jenis olahan makanan, seperti ayam goreng, kulit ayam crispy, jamur, tempe, hingga aneka gorengan lainnya.

Dalam proses mengembangkan bisnisnya, Jufriyah kemudian mengenal platform LinkUMKM melalui Rumah BUMN BRI Serang.

"Saya berusaha aktif mengikuti berbagai program yang diselenggarakan LinkUMKM, baik melalui media sosial maupun pelatihan secara daring. Dari sana saya memperoleh banyak ilmu, pengalaman, serta kesempatan yang sangat membantu perkembangan usaha," ujar Jufriyah.

Dapat Sertifikasi Halal dan Kemasan Profesional

Salah satu manfaat yang paling dirasakan setelah bergabung dengan LinkUMKM adalah kemudahan memperoleh sertifikasi halal secara gratis serta dukungan kemasan full printing untuk produk Tepung Fried Chicken Ria Barokah.

Tak hanya itu, Jufriyah juga memanfaatkan fitur Scoring dan Etalase LinkUMKM untuk mendukung pengembangan bisnisnya.

Melalui fitur scoring, ia dapat mengetahui tingkat perkembangan serta kategori usahanya. Informasi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pengembangan berikutnya.

Baca Juga: Kabar Bansos 19 Juni 2026, Pengajuan Pagu Tambahan Rp22,49 Triliun untuk KPM Lanjut Usia dan Perluasan Target PPSE

"Alhamdulillah, setelah menggunakan kemasan yang lebih menarik, penjualan ikut meningkat. Produk menjadi lebih mudah dikenali konsumen dan saya juga semakin percaya diri ketika memasarkan produk," tuturnya.

QRIS BRI Permudah Transaksi

Dalam operasional sehari-hari, Jufriyah juga memanfaatkan layanan QRIS BRI sebagai metode pembayaran digital.

Menurutnya, penggunaan QRIS memberikan kemudahan dalam bertransaksi sekaligus membantu mengurangi risiko menerima uang palsu.

Saat ini, produk-produk Ria Barokah dipasarkan melalui berbagai saluran penjualan, mulai dari penjualan langsung kepada konsumen, jaringan reseller, pameran UMKM, media sosial, hingga melalui Etalase LinkUMKM.

Jangkauan pemasarannya pun terus berkembang. Jika sebelumnya hanya dikenal di Kota Serang, kini produknya telah menjangkau berbagai wilayah di Provinsi Banten hingga sejumlah daerah di luar provinsi.

Jutaan UMKM Telah Manfaatkan LinkUMKM

Hingga April 2026, tercatat sebanyak 16,46 juta pelaku UMKM telah memanfaatkan LinkUMKM sebagai sarana untuk memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas usaha, serta mendorong percepatan UMKM naik kelas.

Platform tersebut menghadirkan enam fitur utama, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, serta layanan Register Nomor Induk Berusaha (NIB).

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menyampaikan bahwa kisah Jufriyah menunjukkan pentingnya konsistensi dan kemampuan beradaptasi dalam membangun usaha.

Menurutnya, banyak pelaku UMKM di Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang apabila didukung akses pembelajaran, pendampingan, dan penguatan kapasitas yang memadai.

Usaha yang berawal dari skala rumahan dapat tumbuh menjadi bisnis yang lebih besar apabila dijalankan secara konsisten.

Baca Juga: Jangan Korbankan Mesin! Ini Strategi Jitu Hemat BBM Tanpa Harus Turun Kelas ke Pertalite

Kemampuan menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan pasar, disertai pemanfaatan berbagai peluang pengembangan usaha, menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing UMKM.

"Karena itu, BRI akan terus menghadirkan program-program yang mendukung pelaku UMKM untuk memperkuat kualitas produk serta membuka akses pasar yang lebih luas," ujar Akhmad.

Kisah Jufriyah menjadi bukti bahwa langkah kecil yang dimulai dari rumah dapat berkembang menjadi usaha yang menjanjikan.

Dengan semangat belajar, inovasi, dan dukungan ekosistem yang tepat, UMKM Indonesia memiliki peluang besar untuk tumbuh dan naik kelas. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#umkm #bri #LinkUMKM