RADAR BOGOR – Kabar penutupan 11 outlet resmi Daihatsu milik grup dealer Asco Automotive ramai menjadi perbincangan publik.
Menanggapi hal tersebut, PT Astra International Tbk Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) menegaskan bahwa yang menghentikan kerja sama sebenarnya adalah satu grup dealer yang memiliki 11 jaringan outlet, bukan penutupan massal dealer Daihatsu secara keseluruhan.
Daihatsu juga memastikan layanan purnajual bagi pelanggan tetap berjalan normal.
Isu mengenai ditutupnya sejumlah outlet Daihatsu mencuat setelah Asco Automotive disebut akan mengalihkan fokus bisnisnya dengan memasarkan kendaraan produksi China.
Menanggapi hal itu, Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk–Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Tri Mulyono, meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.
Menurutnya, publik perlu memahami bahwa keputusan tersebut berasal dari satu grup dealer yang memang mengoperasikan 11 outlet resmi Daihatsu.
Baca Juga: Seminar Hari Lingkungan Hidup 2026, MAPAR UNB Ajak Merawat Alam, Menjaga Peradaban
"Perlu kami tegaskan, yang menghentikan operasional bukan 11 dealer berbeda, melainkan satu grup dealer yang memiliki 11 outlet resmi Daihatsu. Jadi informasi yang beredar perlu dipahami secara utuh," ujar Tri Mulyono kepada wartawan di Depok, Minggu 21 Juni 2026.
Tri menjelaskan, Daihatsu menghormati keputusan bisnis yang diambil oleh Asco Automotive. Sebagai mitra dealer, setiap grup memiliki pertimbangan dan strategi usaha masing-masing.
Meski demikian, Daihatsu memastikan bahwa kepentingan konsumen tetap menjadi prioritas utama, terutama terkait layanan purnajual.
"Kami memiliki total 23 grup dealer Daihatsu. Terkait keputusan salah satu grup dealer tersebut, tentu kami menghargainya sebagai bagian dari kebijakan bisnis mereka. Namun, yang terpenting bagi kami adalah memastikan pelanggan tetap memperoleh layanan yang menjadi haknya," katanya.
Ia menegaskan, pelanggan Daihatsu yang sebelumnya melakukan pembelian kendaraan di outlet Asco tetap dapat menikmati fasilitas servis berkala, klaim garansi, hingga berbagai layanan purnajual lainnya melalui jaringan dealer resmi terdekat.
"Fokus kami saat ini adalah memastikan konsumen tidak mengalami kendala. Hak pelanggan, termasuk layanan perawatan berkala maupun garansi kendaraan, akan tetap dilayani melalui dealer resmi Daihatsu yang tersedia," jelasnya.
Lebih lanjut, Daihatsu telah melakukan pemetaan terhadap seluruh pelanggan yang terdampak perubahan pengelolaan outlet tersebut.
Baca Juga: KPM PKH dan BPNT Berpeluang Dapat Bansos Tambahan, PIP Rp450 Ribu Dilaporkan Cair di Berbagai Daerah
Dari total 11 outlet Asco yang sebelumnya menjadi dealer resmi Daihatsu, enam berada di wilayah DKI Jakarta dan lima lainnya tersebar di Jawa Timur.
Menurut Tri, seluruh pelanggan masih dapat dijangkau oleh jaringan dealer resmi Daihatsu yang ada di sekitarnya.
"Saat ini kami sudah melakukan pemetaan terhadap jaringan yang terdampak. Enam outlet berada di DKI Jakarta dan lima di Jawa Timur. Seluruh pelanggan tetap bisa dilayani melalui outlet resmi Daihatsu terdekat," tuturnya.
Dengan langkah tersebut, Daihatsu berharap konsumen tidak perlu khawatir terhadap keberlanjutan layanan setelah penutupan outlet Asco Automotive.
Perusahaan memastikan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan optimal kepada seluruh pengguna Daihatsu di Indonesia. (***)
Editor : Yosep Awaludin