Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sakinah Finance Perkuat Peran dalam Pengembangan Ekosistem Keuangan Syariah Global

Eka Rahmawati • Selasa, 23 Juni 2026 | 21:09 WIB
Forum internasional digelar di Menara Syariah yang turut dihadiri Murniati Mukhlisin, Chairwoman Islamic Financial Planners Association (IFPA) yang juga representasi dari Sakinah Finance. (Dok. Sakinah Finance)
Forum internasional digelar di Menara Syariah yang turut dihadiri Murniati Mukhlisin, Chairwoman Islamic Financial Planners Association (IFPA) yang juga representasi dari Sakinah Finance. (Dok. Sakinah Finance)

RADAR BOGOR — Sakinah Finance kembali menunjukkan kontribusi aktifnya dalam pengembangan literasi dan praktik keuangan syariah melalui partisipasi pada forum internasional di Menara Syariah, Senin, 22 Juni 2026.

Forum ini mempertemukan akademisi, regulator, praktisi industri, dan pemimpin pemikiran dari Indonesia dan Malaysia untuk membahas ketahanan sosial, inovasi, dan keberlanjutan ekosistem keuangan syariah.

Salah satu sorotan utama adalah kehadiran Murniati Mukhlisin, Chairwoman Islamic Financial Planners Association (IFPA) sekaligus representasi dari Sakinah Finance, sebagai panelis pada Panel Discussion 1 bertema “Embedding Takaful and Maqasid Shariah in Higher Education: The IBS UUM Model for Human Well-being and Societal Resilience.”

Baca Juga: 16 Institusi Asia Tenggara dan Sekitarnya Menyepakati Blueprint Edukasi Manajemen Harta secara Syariah

Dalam paparannya, Murniati yang juga merupakan Guru Besar Akuntansi Syariah Universitas Tazkia ini menekankan bahwa tantangan pengembangan takaful di Indonesia tidak hanya terletak pada aspek produk, tetapi juga pada penguatan pendidikan, peran media, dan keterlibatan komunitas sosial dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah.

Menurutnya, pendidikan menjadi fondasi untuk membentuk generasi yang tidak hanya cakap secara finansial, tetapi juga memiliki orientasi kesejahteraan dan kebermanfaatan sosial.

“Ekosistem ABG-MAC yang kuat dapat meningkatkan tingkat literasi asuransi syariah yang pada akhirnya dapat meningkatkan inklusi masyarakat dan kinerja industri” ujar Murniati dalam siaran pers Sakinah Finance. 

Ekosistem yang diperlukan dan dimaksud Murniati yakni A = Academics/Akademik, B = Business/Bisnis, G = Government/Pemerintah, M = Media, A = Agregator, C = Community/Komunitas.

Murniati juga menyoroti pentingnya transformasi edukasi melalui media yang lebih dekat dengan masyarakat serta penguatan komunitas sebagai ruang pembelajaran dan implementasi nilai-nilai keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari.

Partisipasi ini menjadi representasi komitmen Sakinah Finance dalam menghadirkan pendekatan pengelolaan keuangan berbasis nilai serta memperkuat ekosistem keuangan syariah melalui edukasi, sertifikasi kompetensi, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor.

Melalui momentum ini, Sakinah Finance berharap dapat terus menghadirkan kontribusi yang relevan dalam menjawab tantangan ekonomi masa depan melalui solusi keuangan yang berkelanjutan dan berlandaskan prinsip syariah.

Salah satu yang sudah dibuat adalah melalui program Sejuta Literasi dan Ta’awun Disabilitas yang saat ini baru mencapai 11,500 peserta disabilitas dari 15 province. Mereka mendapatkan pelatihan keuangan dan bisnis syariah serta kepersertaan mikro takaful secara cuma-cuma. Manfaat mikro takaful yang didapat adalah manfaat tunai kesehatan selama 10 hari dalam setahun dan dana santunan kematian Rp2,5 juta.

Editor : Eka Rahmawati
#keuangan syariah #Sakinah Finance