RADAR BOGOR – PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang menyetujui seluruh agenda rapat. Perseroan menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur keuangan, mengoptimalkan aset, serta menyiapkan pipeline proyek baru sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Direktur Utama PT Megapolitan Developments Tbk, Ronald Wihardja, menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 Perseroan berfokus pada penguatan fundamental bisnis melalui optimalisasi portofolio aset, peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan struktur keuangan guna mendukung pertumbuhan jangka panjang.
“Di tengah dinamika industri properti yang masih menghadapi berbagai tantangan, Perseroan terus menjaga disiplin pengelolaan bisnis dan memperkuat fondasi perusahaan. Langkah ini menjadi modal penting bagi kami untuk menangkap peluang pertumbuhan yang semakin terbuka ke depan,” ujar Ronald Wihardja selaku Direktur Utama.
Baca Juga: Inflasi Kota Bogor Mei 2026 di Angka 3,19 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan BBM
Memasuki tahun 2026, Perseroan telah menyiapkan sejumlah proyek strategis yang akan menjadi pendorong pertumbuhan baru, termasuk pengembangan Navera Residence di Bogor serta proyek hunian baru di kawasan Cinere yang direncanakan mulai dipasarkan pada akhir tahun.
Selain itu, Perseroan juga melanjutkan program revitalisasi aset komersial guna meningkatkan nilai dan daya saing portofolio bisnis yang dimiliki.
Menurut Ronald Wihardja, struktur keuangan yang semakin sehat memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi Perseroan dalam menjalankan strategi ekspansi dan pengembangan usaha secara berkelanjutan.
“Kami optimistis berbagai langkah strategis yang telah dipersiapkan, didukung pipeline proyek yang kuat dan potensi pasar yang masih besar, akan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham serta memperkuat posisi Perseroan dalam industri properti nasional,” tutup Ronald Wihardja.
Dalam RUPST tersebut, para pemegang saham juga menyetujui Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025, penunjukan auditor independen, pemberian kewenangan terkait penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, serta penegasan kembali susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk melanjutkan agenda pertumbuhan dan transformasi bisnis Perseroan ke depan.
Sementara itu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Perseroan menetapkan dua agenda utama, yaitu agenda pertama yang bersifat penyesuaian terhadap ketentuan dan regulasi yang berlaku, serta agenda kedua yang bersifat antisipatif sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan kesiapan Perseroan dalam menghadapi dinamika bisnis ke depan.
Editor : Eka Rahmawati