RADAR BOGOR – Bareca Salon menggelar Executive Roundtable perdana bertajuk The Founding Edition 2026 di Cafe Ulla, Summarecon Bogor, Senin 6 Juli 2026. Forum tersebut menjadi wadah diskusi eksklusif bagi para pemilik bisnis dan pengambil keputusan di industri kuliner.
Penanggung kegiatan, Petrus Gandamana, mengatakan forum ini lahir dari keyakinan pertumbuhan bisnis tidak hanya ditentukan oleh strategi, tetapi juga kualitas jejaring dan ruang diskusi yang dimiliki para pelaku usaha.
"Kami menghadirkan Bareca Salon sebagai ruang diskusi yang lebih intim, terbuka, dan berorientasi pada solusi," ujar Petrus.
Ia menjelaskan, Bateca Salon mengusung konsep Executive Roundtable Discussion yang memungkinkan para peserta berdiskusi secara aktif dengan sesama pemilik usaha, pemimpin industri, dan pengambil keputusan.
Baca Juga: Neraca Perdagangan Jawa Barat Januari sampai Mei 2026 Surplus USD 11,31 Miliar
Pada edisi kali ini, BARECA Salon mengangkat tema The Growth Ceiling dengan materi "7 Reasons Bakery Businesses Stop Growing". Tema tersebut dipilih karena banyak pelaku usaha bakery menghadapi tantangan ketika bisnis memasuki fase pertumbuhan sehingga membutuhkan strategi baru agar dapat terus berkembang.
Selain menjadi ruang berbagi wawasan, forum tersebut juga dirancang untuk memperluas jejaring antarpelaku usaha. Petrus menilai kolaborasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing industri kuliner.
"Melalui forum ini kami ingin mempertemukan para pelaku usaha dalam lingkungan yang saling percaya, sehingga mereka bisa berbagi pengalaman, tantangan, maupun peluang kolaborasi," katanya.
Ia menambahkan, peserta The Founding Edition 2026 juga memperoleh sejumlah manfaat, di antaranya sertifikat Founding Partner BARECA Salon, edisi cetak Bareca Magazine, serta prioritas mengikuti penyelenggaraan BARECA Salon dan berbagai agenda eksklusif berikutnya.
Petrus berharap BARECA Salon dapat menjadi forum berkelanjutan yang mendorong lahirnya ide, kepemimpinan, dan pertumbuhan bisnis di sektor bakery, restoran, dan kafe.
"Kami ingin membangun komunitas para pemimpin bisnis kuliner yang tidak hanya bertemu untuk berdiskusi, tetapi juga mampu melahirkan kolaborasi yang berdampak bagi pertumbuhan usaha masing-masing," tutupnya. (uma)
Editor : Eka Rahmawati